ARCI Habiskan Biaya Eksplorasi USD10 Juta, Berikut Hasilnya
Toka Tindung Gold Mine Project, Salah satu lokasi tambang emas milik ARCI. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Archi Indonesia (ARCI) menghabiskan dana eksplorasi USD10 juta setara Rp168 miliar. Anggaran tersebut terserap untuk kegiatan eksplorasi sepanjang edisi 2025. Kegiatan eksplorasi dilakukan melalui dua entitas usaha perseroan.
Perseroan pemilik 100 persen Tambang Emas Toka Tindung, terletak kurang lebih 35 kilo meter arah timur laut Manado, Sulawesi Utara, melalui entitas usaha yaitu Meares Soputan Mining (MSM), dan Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Tambang Emas Toka Tindung terdiri dari 2 kontrak karya dengan total luas konsesi 39.817 hektare.
Tambang Emas itu, terbentang dalam dua wilayah administrasi, yaitu Kabupaten Minahasa Utara, dan Kota Bitung, Sulawesi Utara. Kontrak karya-kontrak karya itu, berlaku sampai 2041 milik MSM dan TTN. Sesuai perubahan undang-undang pertambangan, MSM dan TTN mendapat jaminan perpanjangan kontrak arya dua kali lagi dalam bentuk Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK), masing-masing perpanjangan untuk jangka waktu maksimum selama 10 tahun.
Kegiatan eksplorasi melalui MSM dan TTN, Januari-Desember 2025 fokus pada pengeboran eksplorasi, dan pengeboran untuk peningkatan sumber daya dan cadangan, di Wilayah Koridor Timur, dan di Koridor Barat. Rincian kegiatan pengeboran selama Januari 2025 sampai Desember 2025 dengan total 397 titik bor dengan total kedalaman 85.893 meter.
Kegiatan pengeboran sumber daya emas, dan eksplorasi yang dilakukan menggunakan metode pengeboran diamond drilling, dan reverse irculation dilakukan PT Maxidrill Indonesia. (*)
Related News
Astra (ASII) Tuntaskan Buyback Rp2 Triliun
Pengendali Serok 2,8 Miliar Lembar, Saham INET Mulai Bangkit
Folago (IRSX) Luncurkan Konser Hybrid Brian McKnight di Indonesia
Mayoritas Armada Bus Rongsok, LRNA Genjot Bisnis Cargo
BEI Telisik Tender Sukarela, Ini Reaksi MNC Energy (IATA)
Prajogo Borong 1,33 Juta Lembar, Saham BREN Melejit





