Arus Kas Operasi HAJJ Berbalik Positif Rp77,96M Pada Kuartal III 2026
:
0
PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ)
EmitenNews.com - PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) berhasil membalikkan arus kas operasi menjadi positif Rp77,96 miliar hingga kuartal III 2026, dari posisi negatif Rp60,53 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Perbaikan arus kas tersebut diikuti penurunan utang berbunga dan beban keuangan, meski laba bersih perseroan justru merosot.
Arus kas neto dari aktivitas operasi selama sembilan bulan pertama 2026 mencapai Rp77,96 miliar. Kontribusi arus kas operasi pada kuartal III saja tercatat sekitar Rp88 miliar.
Dari sisi pendapatan, perseroan membukukan Rp657,67 miliar sepanjang Januari-September 2026, turun dibandingkan Rp727,25 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, secara kuartalan pendapatan HAJJ tumbuh 43,1% menjadi Rp294,07 miliar pada kuartal III 2026, dari Rp205,49 miliar pada kuartal III 2025.
Perbaikan arus kas turut memperkuat posisi likuiditas perseroan. Kas dan setara kas per akhir September 2026 meningkat 81,85% menjadi Rp94,31 miliar dibandingkan Rp51,86 miliar pada akhir 2025.
HAJJ juga melunasi utang sebesar Rp41,32 miliar. Langkah tersebut membuat utang berbunga turun 18,5% menjadi Rp121,79 miliar. Sejalan dengan penurunan utang, beban keuangan selama sembilan bulan 2026 menyusut 62,29% menjadi Rp8,03 miliar, dari Rp21,30 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Meski demikian, perbaikan arus kas dan penurunan beban keuangan belum diikuti peningkatan laba. HAJJ mencatatkan laba bersih Rp8,82 miliar hingga kuartal III 2026, turun dibandingkan Rp35,50 miliar pada sembilan bulan pertama 2025.
Direktur Utama HAJJ Saipul Bahri mengatakan arus kas operasi yang kembali positif dan posisi kas yang menguat memberikan ruang bagi perseroan untuk menurunkan utang serta beban keuangan.
“Arus kas operasi yang berbalik positif dan posisi kas yang menguat memberi kami ruang untuk menurunkan utang dan beban keuangan secara signifikan, sebagai landasan memasuki tahun hijriyah baru,” ujar Saipul dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11/2026).
Dari sisi segmen usaha, pendapatan hotel masih menjadi kontributor utama dengan porsi 91,61% dari total pendapatan pada sembilan bulan 2026. Kontribusi tersebut meningkat dibandingkan 89,04% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Bisnis ini mencakup layanan hotel allotment HAJJ di Makkah dan Madinah.
Direktur Keuangan HAJJ Agung Prabowo menambahkan, penerimaan kas dari pelanggan mencapai 110% dari pendapatan. Sementara itu, beban keuangan pada kuartal III 2026 turun menjadi Rp0,53 miliar dari Rp12,84 miliar pada kuartal III 2025.
Related News
Fundamental Membaik, Mengapa Saham GOTO Masih Tertekan?
Premi Tumbuh 49,7%, Oona Indonesia Masuk Top 7 Perusahaan Asuransi
Holding Jasa Keuangan Grup Salim Serap 13,8 Juta Saham Baru BINA
Trisula (TRIS) Cetak Kinerja Apik di Q3 2026, Siapkan Buyback Rp10M
MARK Tebar Dividen Interim Kedua Rp20 per Saham, Yield 2 Persen
ASSA Tebar Dividen Interim Rp20/Saham Setara Rp73,82M, Cek Jadwalnya!





