EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street kompak ditutup menguat seiring optimisme investor terhadap peluang kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran. Keyakinan itu, makin menebal setelah Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi telah berbicara dengan presiden Lebanon Joseph Aoun, dan perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Berdasar hasil pembicaraan itu, kedua pihak menyepakati gencatan senjata selama sepuluh hari. Lebanon merupakan salah satu syarat yang diminta Iran untuk memulai perundingan dengan AS. Sementara itu, mengenai waktu kapan kembali dimulai perundingan damai dengan Iran, Trump menyatakan kemungkinan terjadi minggu depan.

Penguatan indeks bursa Wall Street, dan lonjakan harga beberapa komoditas diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Sementara itu, aksi jual investor asing begitu masif berpeluang menjadi katalis negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). Mesai begitu, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat.

Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 17 April 2026, indeks akan menyusuri kisaran support 7.530-7.440, dan resistance 7.710-7.800. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham CPIN, EMTK, HRTA, BRMS, ANTM, dan TLKM sebagai bahan koleksi. (*)