Aset Hanya Rp39 M, HBAT Akan Gunakan Dana IPO Untuk Beli Lahan Pengendali Rp11 M
EmitenNews.com -PT Minahasa Membangun Hebat Tbk akan melakukan penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) dengan melepas sebanyak 240.740.800 saham baru bernominal Rp25 per lembar.
Mengutip prospektus calon emiten properti itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (12/7/2023) bahwa jumlah saham yang dilepas setara dengan 23,13 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Langkah pertama, perseroan melakukan penawaran awal dalam rentang harga Rp100 - Rp108 per lembar mulai tanggal 12-19 Juli 2023. Sehingga nilai IPO ini berkisar Rp24,07 miliar hingga Rp26 miliar.
Proses aksi korporasi ini berlanjut jika OJK menerbitkan pernyataan efektif IPO pada tanggal 28 Juli 2023.
Jika sesuai jadwal itu, bersama Lotus Andalan Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek melakukan penawaran umum pada tanggal 1-3 Agustus 2023.
Perseroan masuk ke dalam kategori perusahaan dengan aset skala kecil. Per 31 Desember 2022, total aset HBAT tercatat Rp39,57 miliar atau jauh lebih tinggi dibanding per 31 Desember 2021, senilai Rp17,29 miliar.
Rencananya, 46 persen dana hasil IPO untuk membeli tanah milik pemegang saham pengendali, Hendra Sutanto dan pemegang saham utama yakni Jon Fieris dengan total nilai Rp11,018 miliar.
Sedangkan 45 persen dana hasil IPO untuk biaya pembangunan fasilitas umum serta sarana dan prasarana Perumahan seperti kantor marketing, club house dan kolam renang di Perumahan Sawangan Permai.
Sisa dana IPO untuk modal kerja, antara lain untuk pembayaran kepada kontraktor dan pemasok.
Related News
IHSG Sepekan Menghijau, Tapi Risiko Masih Mengintai
Produksi Jagung Pangan Untuk Industri Digenjot, Targetnya 18 Juta Ton
Wamenkeu: Tarif Layanan Seharusnya Bukan Fokus Cari Untung
Aset Perbankan Syariah Capai Angka Tertinggi Sepanjang Masa
Sektor Halal Value Chain Tumbuh 6,2 Persen Pada 2025
PTBA Targetkan Kapasitas Produksi 100 Juta Ton





