EmitenNews.com - Mitratel (MTEL) semester I 2026 mengemas mencatat laba Rp1,11 triliun. Tumbuh tipis 1,83 persen dari episode sama tahun lalu senilai Rp1,09 triliun. Dengan hasil itu, laba per saham dasar menjadi Rp14 dari sebelumnya Rp13.

Pendapatan Rp4,69 triliun, tumbuh tipis dari periode sama tahun lalu Rp4,59 triliun. Penmusutan Rp960,84 miliar, bengkak dari Rp908,53 miliar. Amortisasi Rp890,8 miliar, bertambah dari Rp857,03 miliar. Konstruksi dan manajemen proyek Rp283,75 miliar, bertambah dari Rp213,38 miliar.

Perencanaan, operasional, dan pemeliharaan menara telekomunikasi Rp203,03 miliar, susut dari Rp219,45 miliar. Beban pokok pendapatan Rp2,34 triliun, bertambbah dari Rp2,2 triliun. Laba kotor terkumpul Rp2,34 triliun, susut dari Rp2,38 triliun. Beban umum dan administrasi Rp148,52 miliar, bertambah dari Rp138,94 miliar.

Beban kompensasi karyawan Rp159,46 miliar, naik dari Rp152,57 miliar. Penghasilan usaha Rp3,75 miliar, melonjak dari minus Rp1,45 miliar. Beban usaha Rp304,24 miliar, bengkak dari Rp292,96 miliar. Laba usaha Rp2,04 triliun, turun dari Rp2,09 triliun. Penghasilan lain-lain Rp51,66 miliar, naik dari Rp50,59 miliar.

Penghasilan keuangan Rp35,79 miliar, naik tipis dari Rp35,11 miliar. Beban pendanaan sewa Rp85,86 miliar, bengkak dari Rp79,7 miliar. Beban pendanaan Rp483,46 miliar, berkurang dari periode sama tahun lalu Rp569,12 miliar. Beban pajak final Rp371,7 miliar, bengkak dari Rp350,79 miliar.

Total ekuitas terakumulasi Rp32,05 triliun, susut dari akhir tahun sebelumnnya Rp33,35 triliun. Jumlah liabilitas Rp28,05 triliun, bertambah bengkak dari akhir 2025 senilai Rp24,99 triliun. Total aset Rp60,1 triliun, melonjak dari akhir tahun lalu Rp58,35 triliun. (*)