EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan perdagangan hari  ini, Senin (10/1/2022)  melemah -0,15% atau 10,192  point ke level 6.691,124. Sementara investor asing masih melakukan p[embelian saham atau net buy sebesar Rp249 miliar.

 

IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.689 hingga batas atas pada level 6.725 setelah dibuka pada level 6.697. Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 18,85 miliar dengan total nilai transaksi Rp 10,13 triliun. Ada sebanyak 216 saham naik, sebanyak 327 saham turun dan 140 saham lainnya stagnan.

 

Investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp2,5 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,3 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp249,4 miliar di seluruh pasar. Saham - saham yang dibeli asing dengan nilai terbesar adalah, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 31,2 miliar dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) sebesar Rp 30,7 miliar.


Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya BBHI sebesar Rp1.125 menjadi Rp6.800 per lembar dan JECC sebesar Rp775 menjadi Rp6.650 per lembar serta EDGE sebesar Rp675 menjadi Rp23.175 per lembar. Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya DCII sebesar Rp1.525 menjadi Rp45.000 per lembar dan BRAM sebesar Rp750 menjadi Rp10.250 per lembar serta GEMS sebesar Rp525 menjadi Rp7.000 per lembar.


Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya KARW sebanyak 44.331 kali senilai Rp38,7 miliar kemudian SDMU sebanyak 41.732 kali senilai Rp79,5 miliar dan LUCK sebanyak 37.069 kali senilai Rp112,3 miliar


Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain; KARW yang naik 51 point atau menguat 34,69% ke level 198. SEMA menguat 34,44% atau bertambah 62 point ke level 242. LUCK menguat 24,85% atau naik 86 point ke level 432. ADMR menguat 24,73% atau naik 94 point ke level 474. PSDN yang naik 41 point atau menguat 24,55% ke level 208.


Saham-saham yang tergolong top losser antara lain; GEMS -525 point atau melemah -6,97% ke level 7.000. MBSS melemah -6,97% atau koreksi -75 point ke level 1.000. CNTX terkoreksi -20 point atau melemah -6,94% ke level 268. NELY turun -30 point atau melemah -6,94% ke level 402. MASA melemah -350 point atau turun -6,93% ke level 4.700.