Asing Masuk Rp140 Miliar Borong Saham Bank dan Tambang, IHSG Naik 0,13 Persen di Sesi I
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI hingga akhir sesi pertama perdagangan saham Senin (1/11) ditutup menguat 8,54 poin atau 0,130% di level 6.599,88.
Sebanyak 303 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 250 saham mengalami penurunan harga 202 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp5,99 triliun.
Sepanjang sesi 1, Investor asing melakukan aksi beli alias netbuy sebesar Rp114,9 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan beli bersih asing terbesar adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 50,8 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 40,4 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 35,1 miliar, PT Bukit Asam (PTBA) senilai Rp32 miliar, Bank BNI (BBNI) senilai Rp24,7 miliar, United Tractors Indonesia (UNTR) senilai Rp18,5 miliar dan Bank BCA (BBCA) senilai Rp12,6 miliar.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DSSA sebesar Rp1.100 menjadi Rp32.100 per lembar dan IBST sebesar Rp900 menjadi Rp9.200 per lembar serta ITMG sebesar Rp650 menjadi Rp22.250 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya MEGA sebesar Rp425 menjadi Rp8.275 per lembar dan ARTO sebesar Rp425 menjadi Rp15.075 per lembar serta CTBN sebesar Rp210 menjadi Rp2.920 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya FREN sebanyak 27.528 kali senilai Rp194,7 miliar kemudian LUCK sebanyak 22.418 kali senilai Rp64,8 miliar dan IATA sebanyak 21.651 kali senilai Rp52,9miliar.
Sedangkan Saham-saham dengan jual bersih asing terbesar adalah PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) Rp 16,9 miliar, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 13,1 miliar, dan PT Adi Sarana Armada tbk (ASSA) Rp 10,2 miliar.
Related News
IHSG Melemah ke 8.218, Saham Big Caps Tekan Indeks
KISI Raih Obligasi Rupiah Terbaik 2025 di Alpha Southeast Asia Award
SMV Kemenkeu Kucurkan Rp4,48 Miliar Untuk Bangun 56 Rumah Layak Huni
Mendag Dorong Minyak Goreng Second Brand Untuk Bentuk Psikologi Pasar
Bahlil: Hilirisasi Anak Tangga Negara Berkembang Menuju Negara Maju
Kampung Nelayan Akan Dikelola BUMN PT. Agrinas Jaladri Nusantara





