EmitenNews.com - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memulai program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) MAXMusic by Mirae Asset Sekuritas sebagai tanda terima kasih kepada masyarakat dalam bentuk hiburan musik dan pengembangan budaya.
Tae Yong Shim, CEO Mirae Asset Sekuritas, mengatakan acara tersebut merupakan upaya perusahaan untuk memberi kembali kepada masyarakat dalam bentuk acara hiburan dan musik. Program CSR ini juga merupakan tanda terima kasih atas dukungan publik yang telah menjadikan mereka sebagai perusahaan efek terbesar di Indonesia.
“Selain sebagai bentuk hiburan, MAXMusic by Mirae Asset Sekuritas juga sekaligus menjadi bentuk dukungan kami untuk musisi dan budaya serta sebagai sarana berkreativitas,” tutur Mr. Shim terkait inisiasi program CSR yang disiarkan di Youtube 29 Juli 2022.
Dalam episode perdana MAXMusic by Mirae Asset Sekuritas, musisi yang tampil di Youtube Channel Mirae Asset Sekuritas adalah Audy Item yang membawakan tembang “Menangis Semalam”, “Dibalas dengan Dusta”, dan “Arti Hadirmu”.
Shim mengatakan MAXMusic by Mirae Asset Sekuritas merupakan salah satu bentuk inovasi kegiatan CSR yang dilakukan perusahaan. Sebelumnya perusahaan sekuritas ini secara rutin menggelar CSR baik dalam berbagai bidang yaitu pendidikan, fasilitas kesehatan, bantuan sembako, kegiatan keagamaan, dan lingkungan.
“Sekarang ini, donasi tidak hanya dalam bentuk uang dan fisik tetapi juga CSR dalam pengembangan budaya. Langkah inovatif kami dalam CSR ini juga merupakan dukungan untuk menghargai dan membangun budaya lokal yang kami dukung penuh, yang juga merupakan kegiatan CSR budaya yang pertama yang digelar institusi pasar modal,” tambahnya.
Shim menjanjikan episode awal ini juga akan menjadi awal bagi kegiatan amal yang lebih besar lagi ke depannya yang berkaitan dengan budaya dan musik.(fj)
Related News

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker

Diskon Biaya Listrik 50 Persen Berakhir, Maret Berlaku Tarif Normal

Konsumsi Solar Turun 19 Persen Dampak Pembatasan Operasional Truk