Awas Profit Taking, Gulung Saham ISAT, SSIA, dan RATU
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,33 persen menjadi 8.640. Namun, transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual. Koreksi indeks akan relatif terbatas untuk menguat kembali untuk menguji 8,709.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 5 Desember 2025, indeks akan menjelajahi area support 8.553-8.491, dan posisi resistance 8.660-8.709. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut.
Yaitu, Dharma Satya Nusantara (DSNG) buy on weakness Rp1.670-1.725 per helai dengan target Rp1.870-1.965 per saham, dan stop loss Rp1.610 per lembar. Indosat Ooredoo (ISAT) speculative. Buy Rp2.270-2.290 per saham dengan proyeksi Rp2.520 per helai, dan stop loss Rp2.240 per eksemplar.
Raharja Cepu (RATU) buy on weakness Rp11.550-11.725 per helai dengan proyeksi Rp12.675-13.550 per saham, dan stop loss Rp11.325. Surya Semesta Internusa (SSIA) buy on weakness Rp1.855-1.885 per saham dengan target Rp1.985-2.040 per helai, dan stop loss Rp1.815 per eksemplar. (*)
Related News
BTN Pacu Ekosistem Perumahan, Bangun Hunian hingga KPR 40 Tahun
IHSG Awal Pekan Tutup di Bawah 6.200, GOTO Kini Bukan Saham Gocap Lagi
Aturan Rp1 & Evaluasi FCA Berlaku, IHSG (28/9) Dibuka Jeblok Nyaris 1%
Gocap Tapi Jumbo! GOTO Jadi Raja Market Cap Rp57T di Harga Rp50
Saham yang Bisa Dicermati Hari Ini, Cek Apa Saja!
IHSG Tertekan, Koleksi Sejumlah Saham Berikut





