Bahana Sekuritas: IHSG Bergerak di 7000-7260, SMDR, PTPP dan SIDO Rekomendasi Buy
:
0
EmitenNews.com—Bursa AS, bursa saham Wallstreet ditutup kompak menguat diatas 1% pada Jumat (12/8) waktu setempat, setelah data-data Ekonomi AS seperti Data Tenaga Kerja, Indeks Harga Konsumen, dan Indeks Harga Produsen menunjukkan trend positif kearah pemulihan ekonomi. Selain itu Yield UST 10 Year turun dibawah level 2.9% membuat pelaku pasar meyakini The Fed tidak akan seagresif sebelumnya dalam hal kenaikkan Fed Rate. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) (+1.27%), S&P 500 (+1.73%) dan Nasdaq (+2.09%).
Indeks Eropa, bursa saham Eropa ditutup mayoritas menguat pada Jumat (12/8) waktu setempat, dimana rilis data GDP Inggris (QoQ) (Q2) yang negatif sebesar –0,1% namun masih diatas konsensus pasar sebesar –0.2%. Selain itu data Inflasi AS yang menunjukkan perbaikan mengindikasikan bahwa The Fed tidak akan agresif menaikkan suku bunga di bulan depan. Indeks DAX (+0.74%), FTSE 100 (+0.47%), dan CAC 40 (+0.14%).
Bursa Asia, bursa saham Asia ditutup variatif pada perdagangan Jumat (12/8), setelah terjadinya Lockdown di Provinsi Zhejiang China akibat lonjakan kasus baru Covid 19. Indeks NIKKEI (+2.62%), Hang Seng (+0.46%), Shanghai (-0.15%) dan KOSPI (+0.16%).
Komoditas, harga minyak melemah pada perdagangan Jumat (12/8), setelah terjadinya gangguan pasokkan di Teluk Meksiko. Selain itu masih melemahnya permintaan dunia turut menjadi sentimen negatif. Harga minyak Brent USD 98.01/barrels (-1.6%), WTI USD 91.88/barrels (-2.61%).
Indeks Harga Saham Gabungan pada perdagangan Jumat (12/08) ditutup melemah 31 poin pada level 7129 (-0.43%). Sektor yang menjadi pemberat IHSG IDXTECHNO (-2.09%). Secara Teknikal IHSG diperkirakan akan bergerak dalam range 7000-7260.
Related News
Eksplor Blok M, CIMB Niaga Hadirkan Ada OCTO Land
Pantau Jadwal Cum Dividen Pekan Keempat Juni, Cek Daftarnya
Telisik! 10 Saham Top Losers Pekan ini
Periksa! Berikut 10 Saham Top Gainers dalam Sepekan
Lakoni Pekan Krusial, IHSG Melenting 2,82 Persen
FTSE Russell Coret Saham GOTO dan NCKL, Dampak ke IHSG Bagaimana?





