EmitenNews.com - PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) secara resmi meletakan lunas untuk 3 Kapal Pandu baru dengan daya masing-masing minimal 2 x 300 HP Outboard Engine.
Kegiatan peletakan lunas (keel laying) ini menjadi tradisi tersendiri yang menandai dimulainya konstruksi kapal secara formal. Hingga saat ini, progress fisik Kapal Pandu tersebut telah mencapai 7,91%. Salah satu yang dilakukan hari ini adalah tradisi pengelasan pelat ke lambung kapal yang dilambangkan sebagai kesuksesan bagi nakhoda dan awak kapal selama kapal beroperasi.
Bertempat di Hanggar Galangan PT Yasa Wahana Tirta Samudera (YWTS), acara tersebut dihadiri oleh Perwakilan Kepala KSOP Semarang Dian Lesmana, Perwakilan Dewan Komisaris IPCM Sayed Junaidi Rizaldi, Direktur Armada dan Operasi IPCM M. Iqbal, Direktur Utama PT YWTS Mario Siahaan serta Kepala SBU Marine dan Offshore PT BKI Arief B. Satria dan Kepala Cabang Semarang PT BKI Aprianto Hani W selaku konsultan pengawas.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terus mendukung proses pembangunan tiga Kapal Pandu ini. Ini adalah awal yang baik dan tentu kerja keras seluruh tim sangat dibutuhkan. Keel Laying ini sekaligus menjadi tonggak penting bagi IPCM dalam program pembangunan kapal baru dan menunjukkan kemajuan perusahaan yang baik hingga saat ini” ujar M. Iqbal.
Kapal Pandu ini memliki desain High Speed Craft dari material aluminium yang telah terbukti baik dalam fungsinya mengangkut pandu ke kapal. Kapal ini dapat menampung hingga 8 orang, dan dapat mencapai kecepatan operasional 18 knot.
Pembangunan tiga kapal ini diharapkan dapat semakin mendukung kelancaran operasional dan perkuatan armada milik IPCM dalam memberikan pelayanan optimal kepada pengguna jasa serta ekspansi usaha IPCM kedepan.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG