Bank BNI (BBNI) Gandeng Surge (WIFI) Salurkan KUR buat UMKM di Seluruh Jawa
:
0
EmitenNews.com - Akses pembiayaan masih menjadi tantangan untuk mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan mitra warung. Untuk itu, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge menggandeng PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau Bank BNI untuk menghadirkan fasilitas pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Dengan adanya kerjasama Surge dengan BNI, Mitra UMKM dan mitra warung dapat mengakses pembiayaan dengan suku bunga sangat rendah yakni 6% per tahun, dengan tenor hingga 3 tahun. Harapan besarnya, program ini dapat mendorong jutaan bisnis mitra UMKM dan mitra warung naik kelas dan membangkitkan gairah ekonomi mikro di seluruh Pulau Jawa.
Seperti yang diketahui, Surge melalui entitas anak usahanya, PT Jaringan Logistik Indonesia (JLI), saat ini telah mengelola puluhan gudang Koperasi Unit Desa (KUD). Hanya dalam waktu 7 bulan beroperasi, Surge telah memiliki lebih dari 22 ribu mitra yang terdiri dari UMKM maupun mitra warung yang menjual kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari dengan harga yang terjangkau. Kerjasama ini tentunya akan mendorong kinerja pendapatan Surge karena berkembangnya aktivitas dan volume transaksi UMKM yang menjadi mitra Surge.
CEO Surge Hermansjah Haryono menyampaikan, sejak awal tahun 2021, Surge mendorong tumbuhnya ekonomi mikro di daerah dengan program konsinyasi bersama ribuan UMKM dan mitra warung di daerah. Dengan mudah, mitra UMKM dan mitra warung dapat membeli stok barang-barang pokok sehari-hari melalui Linistore dengan harga yang sangat kompetitif.
“Lewat fasilitas pembiayaan melalui program KUR BNI, mitra UMKM dan mitra warung akan lebih mudah memperbesar skala bisnis usaha mereka. Bersama BNI dan beberapa bank lainnya, kami menargetkan lebih dari 5 juta mitra UMKM dan mitra warung yang dapat mengakses fasilitas pinjaman murah ini dan memajukan perekonomian di daerah lewat teknologi,” kata Dia, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (19/1/2022).
Related News
Blue Bird (BIRD) Raup Pendapatan Rp1,45 Triliun Q1-2026, Cek Detailnya
ASII Kemas Laba Rp5,85 Triliun, Susut 15,58 Persen Kuartal I 2026
BBCA Mulai Eksekusi Buyback Saham, Segini Nilai Maksimumnya
Bukti GoPay Telah Jadi Mesin Pertumbuhan dan Laba GoTo, Cek Ya
Penjualan Q1-2026 HMSP Terpangkas Laba Malah Naik, Ini Pemicunya
Dividen Final Bank Mandiri (BMRI) Rp377 per Saham, Yield 8,4 Persen





