Bank BNI (BBNI) Kantongi Peringkat 'BBB-'/'AA+(idn)' dengan Outlook Stabil
:
0
EmitenNews.com—Ini adalah koreksi dari siaran pers yang diterbitkan pada 1 Februari 2023. Ini mengoreksi skor pendapatan dan profitabilitas serta pendanaan dan likuiditas yang disebutkan dalam pendorong peringkat utama di bawah ini.
Fitch Ratings telah mengafirmasi Peringkat Jangka Panjang Issuer Default Rating (IDR) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) 'BBB-' dan peringkat internasional lainnya. Pada saat yang sama, Fitch Ratings Indonesia telah mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang 'AA+(idn)' bank tersebut. Outlook IDR dan Peringkat Nasional Jangka Panjang Stabil. Daftar lengkap tindakan pemeringkatan ada di bawah.
Peringkat Nasional Jangka Panjang 'AA(idn)' menunjukkan ekspektasi akan tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah relatif terhadap emiten atau surat utang lainnya di negara atau kesatuan moneter yang sama. Risiko default yang melekat hanya sedikit berbeda dari emiten atau obligasi dengan peringkat tertinggi di negara tersebut.
Peringkat Nasional Jangka Pendek 'F1(idn)' mengindikasikan kapasitas paling kuat untuk membayar komitmen keuangan secara tepat waktu relatif terhadap emiten atau obligasi lain di negara yang sama. Di bawah skala Peringkat Nasional agensi, peringkat ini diberikan pada risiko gagal bayar terendah dibandingkan dengan yang lain di negara yang sama. Jika profil likuiditas sangat kuat, tanda "+" ditambahkan ke peringkat yang diberikan.
Peringkat yang Didorong oleh Dukungan Pemerintah: Peringkat IDR dan Nasional BNI didorong oleh ekspektasi kami akan kemungkinan besar dukungan pemerintah yang luar biasa jika diperlukan, sebagaimana tercermin dalam Peringkat Dukungan Pemerintah (GSR) bank di 'bbb-'. Fitch percaya bahwa pemerintah Indonesia memiliki kemampuan dan kecenderungan yang kuat untuk mendukung bank-bank penting sistemik (D-SIB) domestik Indonesia, termasuk BNI.
Lingkungan Operasi yang Stabil: Fitch mengharapkan pemulihan ekonomi yang stabil hingga tahun 2024 untuk mendukung prospek bisnis perbankan Indonesia. Profil keuangan terus membaik, dengan akselerasi pertumbuhan pinjaman di atas perkiraan kami untuk tahun 2023. Kami telah mempertahankan skor lingkungan operasi (OE) 'bb+' untuk bank-bank Indonesia, di atas skor kategori tersirat di 'b'. Kami telah menyesuaikan skor ke atas karena peringkat negara Indonesia di 'BBB'/Stabil, yang mencerminkan stabilitas pasar dan ekonomi makro yang lebih besar daripada yang tersirat dalam skor OE.
Related News
Hunian Rp50 Miliar ke Atas Tetap Diburu, Ini Buktinya
Perbaikan Kinerja Berlanjut, Laba Bank Neo (BBYB) Meningkat Tajam
Kinerja Q1-2026 Catat Rekor, TPIA Ubah Peta Industri Asia Tenggara
Gaspol Ekspor, Setelah Afrika Kini SMGR Bidik Eropa
Muncul Nego 56,67 Juta Saham GOTO di Harga Miring Rp2 per Lembar
Sahamnya Masih Digembok, Fajar Surya Wisesa (FASW) Sasar Usaha Baru





