EmitenNews.com - PT Bank Ganesha (BGTG) memutuskan tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Hal itu karena, para pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih perseroan Rp227,09 miliar digunakan untuk memperkuat struktur permodalan.

Keputusan yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) itu juga menetapkan Rp1 miliar dari laba bersih dialokasikan sebagai dana cadangan wajib. Sedangkan sisa laba akan dicatat sebagai laba ditahan guna mendukung ekspansi bisnis ke depan.

Selain menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan tahun buku 2025, RUPST juga menyepakati perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris Bank Ganesha.

Dalam agenda tersebut, perseroan mengangkat Trisna Chandra dan Shirley sebagai Direktur baru. Sementara itu, Faisal Dharma Setiawan ditunjuk sebagai Komisaris Independen.

Manajemen menyampaikan, pengangkatan pengurus baru tersebut akan efektif setelah memperoleh persetujuan uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berikut susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris Bank Ganesha hasil RUPST 2026:

Direksi

  • Presiden Direktur: Setiawan Kumala
  • Direktur: Trisna Chandra
  • Direktur: Suroso
  • Direktur: Ibrahim
  • Direktur: Shirley

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: Marcello Theodore Taufik
  • Komisaris: Lisawati
  • Komisaris: Sudarto
  • Komisaris Independen: Faisal Dharma Setiawan

Pada perdagangan Selasa (26/5), saham BGTG ditutup menguat 0,85 persen atau naik 1 poin ke level Rp118.