Bank Raya (AGRO) Dorong UMKM Lokal Jadi Bisnis Juara Lewat Inspiraya
:
0
Potret perhelatan 'Inspiraya' bersama Komunitas Pelaku Usaha Kompas Gramedia pada Rabu (22/10).
EmitenNews.com - PT Bank Raya Indonesia Tbk. (AGRO), sebagai bank digital anggota BRI Group, Bank Raya turut memperkuat dukungan terhadap komunitas pelaku usaha melalui berbagai inisiatif literasi keuangan digital.
Melalui acara Inspiraya bersama Komunitas Pelaku Usaha Kompas Gramedia, kegiatan ini dibanjiri ratusan pelaku usaha lokal yang mencari edukasi bisnis dengan pengelolaan keuangan digital yang lebih efektif.
Mengusung tema “Dari Tabungan Digital Menuju Bisnis Juara: Menyiapkan UMKM Tangguh di Era Keuangan Digital”, Inspiraya berfokus pada pentingnya pemisahan keuangan bisnis dan pribadi, serta penerapan pencatatan keuangan digital untuk mendukung pertumbuhan usaha yang lebih sehat.
Dalam kesempatan ini, Bank Raya juga memperkenalkan Saku Bisnis sebagai salah satu fitur unggulan di Aplikasi Raya.
Corporate Secretary Bank Raya, Ajeng Putri Hapsari, menjelaskan, “Program Inspiraya ini adalah program literasi keuangan yang digagas oleh Bank Raya, sebagai wujud komitmen kami dalam mendorong perluasan literasi keuangan di masyarakat melalui konten-konten yang inspiratif.”
Adapun, kegiatan Inspiraya ini merupakan kali ketiga dihelat dan penyelenggaraannya digelar secara offline.
Program Inspiraya sendiri rutin tayang secara live di kanal Instagram Bank Raya, menghadirkan berbagai financial expert untuk berbagi wawasan seputar pengelolaan keuangan praktis. Hingga kini, Inspiraya telah hadir dalam lebih dari 100 episode.
Pada gelaran kali ini, hadir sebagai narasumber M. Farhad, Kepala Departemen Digital & Product Bank Raya, serta Yoshephine P. Tyas, S.Kom., MM., RFA, CFP, selaku Financial Planning Expert & Wealth Advisor di PINA.
Para peserta mendapat panduan praktis mengenai pembukuan arus kas, strategi pengelolaan modal usaha, hingga cara mengukur kesehatan bisnis. Selain itu, mereka juga mempelajari pemanfaatan fitur Saku Bisnis untuk mempercepat akselerasi dan efisiensi usaha.
Yoshephine P. Tyas menyampaikan, “Tantangan para pelaku usaha adalah bagaimana mendobrak kebiasaan untuk mengatur arus kas dengan cara baru, misalnya pemanfaatan teknologi. Hal ini perlu dipahami karena sesungguhnya teknologi justru membuat pencatatan lebih sistematis dan akurat. Transformasi ini sangat perlu diadaptasi oleh pelaku usaha lokal agar mereka dapat mengakselerasi bisnisnya dengan lebih cepat.”
Related News
YUPI Bagi Dividen Interim Bulan Ini, Telisik Besarannya
Penjualan COAL Q1 2025 Anjlok, Merosot hingga 50,2 Persen
Pendapatan Melorot, Laba MBSS Anjlok 71 Persen Kuartal I 2026
MSJA Jadwal Dividen Tunai 90 Persen dari Laba, Telisik Detailnya
Danantara Kempit Saham Bawah 1 Persen, Ini Respons GOTO
Jelang RUPSLB, INPS Bakal Tambah Lini Usaha





