EmitenNews.com - PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) angkat suara mengenai temuan sekitar 1,1 juta kilogram (kg) minyak goreng di Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Anak usaha Indofood Sukses Makmur (INDF) itu, mengklarifikasi temuan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Sumut tersebut.
Manajemen Salim Ivomas Pratama menyebut 1,1 juta kg minyak goreng hasil temuan tim Satgas Pangan Sumut di Gudang Pabrik Deli Serdang setara 80 ribu karton untuk 2-3 hari pengiriman. Seluruh stok itu, pesanan dan siap distribusi kepada pelanggan untuk beberapa hari ke depan.
”Pabrik minyak goreng kami memprioritaskan memenuhi kebutuhan minyak goreng pabrik mi instan grup perusahaan kami tersebar di seluruh Indonesia termasuk di Deli Serdang. Itu untuk memastikan kebutuhan pangan tersedia suplainya dengan baik,” tutur Yati Salim, Corporate Secretary Salim Ivomas.
Salim Ivomas juga menyebut hasil produksi minyak goreng Pabrik Lubuk Pakam, Deli Serdang terutama untuk kebutuhan pabrik mi instan Indofood di Sumatera 2.500 ton per bulan. Selain memenuhi kebutuhan sendiri, proses menjadi minyak goreng bermerek dalam berbagai ukuran terutama kemasan satu liter, dan dua liter sebanyak 550 ribu karton per bulan rutin didistribusikan kepada distributor, dan pasar modern di Aceh, Sumut, Sumatera Barat (Sumbar), Riau, Sumatera Selatan (Sumsel), dan Jambi.
Salim Ivomas mengklaim mematuhi seluruh peraturan dan ketentuan berlaku di Indonesia. Tepatnya, mengenai peraturan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Sekadar informasi, Tim Satgas Pangan mendapati salah satu produsen di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumut menyimpan lebih dari satu juta liter minyak goreng. (*)
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025





