EmitenNews.com - Kinerja keuangan produsen mobil global pada kuartal ketiga 2026 menunjukkan hasil yang tertekan. Berdasarkan laporan Biggo Finance, dua produsen otomotif terkemuka yakni Tesla dan Volvo Cars mencatatkan penurunan profitabilitas akibat pembengkakan biaya investasi kecerdasan buatan (AI) serta tekanan pasar utama dan tarif.

Berdasarkan data keuangan yang dirilis Tesla pada Rabu (21/10), pendapatan kuartal ketiga tercatat sebesar USD28,046 miliar atau turun 0,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Laba operasional Tesla anjlok 55,8 persen secara tahunan menjadi USD718 juta, sementara laba bersih turun 42,7 persen menjadi USD787 juta.

Secara rinci, pendapatan bisnis otomotif Tesla turun 3,0 persen menjadi USD20,56 miliar dan segmen energi menyusut 15,6 persen menjadi USD2,881 miliar. Layanan pengisian daya, asuransi, dan perawatan kendaraan menjadi satu-satunya sektor yang tumbuh 32,5 persen menjadi USD4,605 miliar.

Pembengkakan beban operasional sebesar 39,2 persen menjadi USD4,776 miliar dipicu oleh peningkatan pengeluaran riset dan pengembangan (R&D) terkait AI, kompensasi saham, serta biaya penjualan. Sembari melanjutkan investasi pengemudian otonom dan robot humanoid Optimus, Tesla memangkas proyeksi belanja modal setahun penuh menjadi sekitar USD20 miliar dari estimasi awal di atas USD25 miliar.

Di sisi lain, laporan keuangan Volvo Cars pada Jumat (23/10) mencatat penurunan pendapatan sebesar 22,6 persen secara tahunan menjadi 66,9 miliar krona Swedia. Perusahaan asal Swedia ini berbalik menanggung kerugian operasional dibandingkan capaian laba 6,4 miliar krona pada periode yang sama tahun lalu.

Kerugian Volvo Cars dipicu oleh kemerosotan pendapatan di China hingga 50 persen, beban tarif di Amerika Serikat, serta pengurangan subsidi kendaraan ramah lingkungan. Guna menghemat biaya tidak langsung sebesar 5 miliar kronor hingga akhir 2027, perseroan memangkas 2.500 pekerjaan global dengan sekitar 2.000 karyawan di Swedia terdampak.

Sementara itu, pabrikan Asia seperti Hyundai Motor dan Kia terus mempercepat uji coba kendaraan komersial otonom di tengah antisipasi rilis kinerja yang terbayang gangguan produksi domestik.(*)