Begini Prediksi Analis Mengenai Pergerakan IHSG Usai Pemilu
:
0
EmitenNews.com - Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari pemilihan umum atau pesta demokrasi, Selasa (14/2), resmi diliburkan.
Namun, perhatian beralih ke pasar saham setelah pemilu, apakah yang akan terjadi dengan pasar saham pada perdagangan perdana usai pemilu?
Analis Senior Samuel Sekuritas Muhammad Al Fatih mengatakan, umumnya ada tiga hal yang menjadi perhatian publik pasca pemilu.
Pertama, keamanan. Kedua, apakah pemilu berjalan satu atau dua putaran. Ketiga, tokoh yang terpilih.
Al Fatih menyoroti keamanan pasca-pemilu, dengan keyakinan bahwa setelah sejumlah pemilihan presiden dan legislatif sebelumnya, Indonesia telah menciptakan suasana yang aman, bahkan jika terdapat demonstrasi singkat, namun tidak ada kerusuhan besar.
Selanjutnya, terkait dengan putaran pemilu, Al Fatih menyatakan bahwa pelantikan presiden akan tetap dilakukan pada Oktober 2024, baik pemilu satu atau dua putaran.
Oleh karena itu, ia memprediksi kemungkinan kenaikan investasi asing, terutama di pasar modal, pada tahun berikutnya, merujuk pada data historis dari pemilihan presiden tahun 2024 dan 2019.
Poin terakhir mengenai tokoh yang terpilih, Al Fatih menyatakan bahwa pendukung semua calon berasal dari partai pemerintah, dengan Prabowo yang akan melanjutkan program dan Ganjar yang akan melakukan perbaikan. Keduanya memiliki persepsi 'business as usual'.
"Yang dipersepsikan paling beda dari pemerintah ada di Anies. Tapi, respons konsensus Bloomberg dari ekonom dan analis senior yang positif terhadap Anies serta standing ovation 20detik di KADIN memberikan indikasi akan aman." tulisnya di akun Instagram miliknya, dikutip Kamis (15/2).
Berdasarkan analisis teknikal dan risiko, Al Fatih menyimpulkan bahwa IHSG pada tahun 2024 akan memasuki fase uptrend jangka panjang, setelah mengalami periode konsolidasi selama 10 tahun.
Related News
Tunda Bayar Sukuk, Rating PT Pos Indonesia Berpotensi Turun?
Kado Ultah Bursa, IHSG Seketika Melenting ke 6.000 Usai Review S&P
S&P Afirmasi RI BBB/A-2, Sorot Anomali Pasar Modal & Beban Bunga Utang
Trimegah (TRIM) Lunasi Pokok Obligasi Rp150,54 Miliar
Ditopang 5 Sektor Ini, IHSG Sesi I (13/7) Berbalik Menguat
Perdana! IPOT Hadirkan AI Trading Institusional ke Investor Ritel





