BEI Akhirnya Gembok 3 Saham Ini, Ada MNC Digital (MSIN)
:
0
Ilustrasi: gedung Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO), PT Golden Flower Tbk (POLU), dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) terkait peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan tanggal 27 Agustus 2024.
Saham TMPO dalam seminggu terakhir naik 131,58%, sementara dalam sebulan saham TMPO naik 197,30%.
Disisi lain, saham POLU naik sebanyak 40,91% selama sepekan dan naik 78,85% dalam sebulan.
Lalu, saham MSIN juga mengalami kenaikan signifikan selama sebulan yaitu sebanyak 149,11%.
Menurut Pengumuman BEI Peng-SPT-00078/BEI.WAS/08-2024, perdagangan saham TMPO dihentikan sementara untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar agar dapat mempertimbangkan informasi yang ada sebelum mengambil keputusan investasi. Suspensi ini berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Sementara itu, keputusan suspensi saham POLU tertuang dalam Pengumuman BEI Peng-SPT-00080/BEI.WAS/08-2024. BEI menyatakan bahwa langkah penghentian ini dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor. Suspensi saham POLU juga berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Untuk saham MSIN, suspensi diumumkan melalui Pengumuman BEI Peng-SPT-00081/BEI.WAS/08-2024. BEI memutuskan untuk menghentikan sementara perdagangan saham MSIN di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I perdagangan tanggal 27 Agustus 2024 hingga pengumuman lebih lanjut.
Penghentian sementara perdagangan ini dimaksudkan untuk memberikan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan informasi yang ada secara matang sebelum mengambil keputusan investasi di saham-saham tersebut.
Related News
Top 10 Buy Foreign Sepekan, DSSA & Big Banks Banyak Diakumulasi Asing!
Top 3 Emiten Rumah Sakit Konglo, Juaranya SILO, MIKA, atau HEAL?
SILO Raih Kredit Sindikasi Rp14,5T, Aset First REIT Ikut Dijaminkan
Merugi, Emiten Software (RUNS) Boncos 44,37 Persen Hingga Juni 2026
SMBC Indonesia (BTPN) dan BTN Tuntaskan Transaksi Alih Aset Pinjaman
Prospek Pasar Segmen Enterprise TLKM Diprediksi Naik 30 Persen





