BEI Gembok Saham Emiten Prajogo Pangestu (BREN), Ini Pemicunya

Gambar salah satu usaha BREN
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau melakukan suspensi perdagangan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) pada hari ini, Senin (27/5).
Suspensi ini dilakukan karena saham BREN mengalami kenaikan yang cukup signifikan akhir-akhir ini.
“Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Barito Renewables Energy Tbk,” demikian pernyataan manajemen BEI dalam pengumumannya pada Senin (27/5).
Saham perusahaan energi terbarukan yang dimiliki oleh orang terkaya di Indonesia, Prajogo Pangestu, telah melonjak 131,96 persen dalam tiga bulan terakhir.
Selama sepekan terakhir, harga saham BREN tercatat naik sebesar 8,43 persen. Bahkan, dalam enam bulan terakhir, saham Grup Barito tersebut telah melesat hingga 150 persen.
Pada penutupan perdagangan saham Rabu (22/5) lalu, saham BREN tercatat menguat 0,90 persen ke level Rp 11.250 per lembar saham.
Penghentian sementara perdagangan dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi pertama perdagangan awal pekan ini.
Tujuan dari langkah ini adalah untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap pengambilan keputusan investasi mereka berdasarkan informasi yang tersedia mengenai saham BREN.
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan,” tambah manajemen BEI.
Sebelumnya Bursa Efek Indonesia (BEI) pernah menghentikan perdagangan saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) pada tanggal 3 Mei 2024.
Alasan di balik suspensi saham BREN adalah peningkatan harga saham yang signifikan secara kumulatif, dan langkah ini diambil untuk mendinginkan pasar demi melindungi kepentingan investor.
Related News

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar

Melesat 62,5 Persen, BCAP 2024 Catat Laba Rp126 Miliar

Waspada Penipuan Lebaran! BRI Bagikan Tips Cegah Kejahatan Siber

Chandra Asri (TPIA) & Glencore Rampungkan Akuisisi Shell di Singapura

Lebaran Praktis! Transaksi QRIS Makin Nyaman dengan BRImo