BEI Sorot 3 Saham Ini, Ada Emiten Milik Aguan- Grup Salim
Ilustrasi gambar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan saham PT Voksel Electric Tbk (VOKS), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS) karena terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 3 hingga 5 September 2024 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek untuk saham OPMS dan PANI, serta perihal laporan hasil pemeringkatan tahunan untuk saham VOKS.
Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity pada ketiga saham tersebut maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini dan mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban atas permintaan konfirmasi bursa.
Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.
"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,"pungkasnya.
Sebagai informasi, saham VOKS dalam sepekan ini mengalami kenaikan sebesar 43,01%, sementara itu dalam sebulan, saham VOKS naik 46,96%, dan pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (11/9/2024) berada pada posisi Rp268.?
Saham emiten milik Aguan dan Salim grup yaitu PANI juga mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir sebanyak 25,66%, sementara itu dalam sebulan saham PANI naik 75,23%, pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (11/9/2024) berada pada posisi Rp9.800 karena menguat 850 poin atau 9,50%.
Sementara itu, saham OPMS menguat 38,55% dalam sepekan, dan menguat 35,29% dalam sebulan. pada penutupan perdagangan kemarin, Rabu (11/9/2024) berada pada posisi Rp124 karena menguat 31 poin atau 3,33%.
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025





