Belum Sampaikan Laporan Keuangan, BEI Berikan Sanksi Untuk 143 Emiten
:
0
EmitenNews.com—PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan sebanyak 143 perusahaan terbuka (emiten) terancam kena sanksi akibat terlambat menyampaikan laporan keuangan tahun 2022.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 BEI, Adi Pratomo Aryanto mencatat dari 853 perusahaan tercatat, sebanyak 143 emiten ini diberi peringatan tertulis I karena hingga periode 31 Maret 2023 belum menyampaikan laporan keuangan auditan yang berakhir per 31 Desember 2022.
"Mengacu pada ketentuan II.6.1 Peraturan Bursa Nomor 1-H tentang sanksi, Bursa telah memberikan peringatan tertulis I kepada 143 perusahaan tercatat yang tidak memenuhi kewajiban penyampaian laporan keuangan auditan yang berakhir per 31 Desember 2022 secara tepat waktu," tulis Adi dalam pengumuman resminya, Selasa (11/4).
Sementara itu terdapat 678 emiten yang sudah menyampaikan laporan keuangannya secara tepat waktu kepada BEI. Selanjutnya terdapat 7 emiten memiliki tahun buku yang berbeda yaitu Januari, Maret dan Juni dengan rincian 1 emiten telah menyampaikan laporannya secara tepat waktu.
"Kemudian ada 6 perusahaan tercatat yang belum menyampaikan laporan keuangan dan belum melewati batas waktu," lanjutnya.
Related News
OJK Tegaskan Reformasi Pasar Modal Terus Jalan, Tepis Isu Downgrade
Menanti Peraturan Demutualisasi Bursa, OJK Ungkap Bocoran Progres
Investor Pasar Modal Tembus 28,81 Juta di Semester I 2026, Naik 41,45%
Jaga Stabilitas Pasar Keuangan, BI Gelontorkan Likuiditas Rp1.000T
BEI Belum Bahas Demutualisasi Lebih Lanjut dengan Pemerintah
BEI Bidik 1.100 Emiten 2030, Tawarkan Akses IPO bagi Emiten Bursa HKEX





