Bengkak 1.180 Persen, Jababeka (KIJA) Derita Rugi Rp64 Miliar Sepanjang 2022
EmitenNews.com—PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) menderita rugi bersih sebesar Rp64,035 miliar pada tahun 2022, atau membengkak 1.180 persen dibanding tahun 2021 yang tercatat hanya Rp5,165 miliar.
Akibatnya, saldo laba belum ditentukan penggunaannya menyusut 3,2 persen menjadi Rp1,878 triliun.
Padahal, penjualan dan pendapatan jasa tumbuh 9,23 persen menjadi Rp2,72 triliun yang ditopang peningkatan penjualan lahan industri sebesar 5,9 persen menjadi Rp780,97 miliar.
Senada, pendapatan pembangkit listrik terkerek 9,3 persen menjadi Rp692,36 miliar.
Demikian juga dengan pendapatan dari jasa dan pemeliharaan terdongkrak 1,5 persen menjadi Rp320,41 miliar.
Lalu, penjualan tanah dan rumah naik 6,3 persen menjadi Rp201,6 miliar.
Menariknya, beban pokok penjualan dan pendapatan jasa ditekan 5,03 persen menjadi Rp1,32 triliun.
Alhasil, laba kotor terangkat 28,2 persen menjadi Rp1,4 triliun.
Sayangnya, beban umum dan administrasi membengkak 0,67 persen menjadi Rp450,98 miliar.
Related News
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya
RMKE Tutup 2025 dengan Kinerja SolidÂ
Austindo (ANJT) Tunda Laporan Keuangan 2025, Audit Masih Berjalan





