Berbagai Inisiatif, KPEI Terus Dukung Pengembangan Pasar Modal
:
0
EmitenNews.com - Sebagai Lembaga Kliring dan Penjaminan di pasar modal Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) senantiasa mendukung pengembangan pasar modal dengan melaksanakan berbagai inisiatif.
Pada semester I - 2022, KPEI telah memenuhi peningkatan kapasitas sistem kliring dan penyelesaian untuk mendukung e-IPO, yang pengembangan dan implementasinya telah dilakukan sejak tahun 2021 lalu. Peningkatan kapasitas juga dilakukan pada sistem utama KPEI (e-CLEARS) dengan meningkatkan kapasitas kliring produk ekuiti lewat penerapan arsitektur scale out sistem tahap-1, reengineering proses bisnis, dan upgrade komponen sistem.
Pada aspek keanggotaan layanan KPEI, PT Pendanaan Efek Indonesia (PEI) telah resmi bergabung menjadi anggota baru layanan Pinjam Meminjam Efek (PME) dan Triparty Repo. PEI juga sudah aktif menggunakan fasilitas PME dan Triparty Repo KPEI. Untuk Fasilitas Intraday, Bank BRI telah memperpanjang kerjasamanya dengan KPEI, sebagai salah satu bank yang memfasilitasi talangan dana untuk keperluan penyelesaian transaksi bursa.
"Saat ini KPEI sedang mempersiapkan tahapan implementasi Central Counterparty untuk Transaksi Derivatif Suku Bunga dan Nilai Tukar (CCP SBNT) Over-the-Counter, sambil menunggu dikeluarkannya izin usaha dari Bank Indonesia (BI)." Tulis Manajemen KPEI dalam siaran persnya, Rabu (10/8).
Dari aspek kinerja operasional hingga akhir Juli 2022, tercatat rata-rata efisiensi penyelesaian dari mekanisme kliring secara netting untuk nilai transaksi bursa sebesar 57,14 persen, sementara efisiensi dari sisi volume transaksi bursa mencapai 62,06 persen. Sedangkan nilai transaksi PME sampai dengan Juli 2022 sebesar Rp52,72 miliar, dengan volume 12,88 juta lembar saham. Adapun untuk nilai transaksi Triparty Repo sampai dengan Juli 2022 adalah sebesar Rp612,07 miliar, dengan volume 1,43 miliar lembar saham.
Related News
32 Emiten Lanjut Suspensi, Ini Kata BEI
BEI Bantah Pembukaan Batas Saham Gocap Jadi Sentimen Negatif IHSG
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Perkuat Pengawasan Lalu Lintas Devisa
Ada BBCA hingga ASII, BEI Umumkan 5 Saham Short Selling Bulan Oktober
Terapkan Insentif di Tengah BI Rate 5,75% BI Dorong Modal Masuk USD6M
Short Selling Eksklusif Berlaku 1 Oktober 2026 di Sekuritas MG & XC





