Berbunga 10,25%, Sejahteraraya Anugrahjaya (SRAJ) Tarik Utang Rp500 Miliar

EmitenNews.com -PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) dan entitas anaknya PT Nusa Sejahtera Kharisma (NSK) serta PT Sejahtera Abadi Solusi (SAS) mendapat suntikan pendanaan dari Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dengan total nilai Rp500 miliar.
Sekretaris Perusahaan SRAJ, Arie Farisandi mengatakan besaran dana pinjaman yang diperoleh dari masing-masing entitas usaha berbeda. Untuk perseroan yang merupakan induk usaha mendapatkan Rp79 miliar.
Kemudian untuk NSK mengantongi pembiayaan sebesar Rp270 miliar. Sedangkan SAS mendapatkan bagian Rp151 miliar. Tenor pinjaman dari masing-masing entitas usaha selama 10 tahun.
"Dana ini akan digunakan untuk pengembangan rumah sakit dan membiayai kembali pinjaman yang ada pada PT Bank Mayapada Internasional Tbk (MAYA)," tulis Arie dalam keterbukaan informasi publik BEI, Rabu (27/9).
Adapun tingkat suku bunga pinjaman ini sebesar 10,25 persen per tahun (fix rate). Sementara tingkat suku bunga tunggakan yaitu 2 persen per tahun.
"Transaksi ini tidak berdampak negatif pada kondisi keuangan perseroan karena merupakan fasilitas pinjaman yang pembayarannya berjangka panjang yaitu 10 tahun," pungkasnya.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar