Besok, Jasnita Telekomindo (JAST) Minta Restu Right Issu 406,81 Juta Lembar
:
0
EmitenNews.com - Jasnita Telekomindo (JAST) bakal menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa pada Kamis, 13 Januari 2022. Rapat berlangsung pukul 10.00 WIB berlokasi di E Trade Building Lantai 5 Jalan Wahid Hasyim, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Rapat itu, untuk meminta persetujuan penambahan modal dengan memberi Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias right issu maksimal 406.813.350 atau 406,81 juta lembar dengan nominal Rp100 per saham. Lalu, disertai penerbitan maksimum 284.769.345 waran seri I.
Waran itu, dapat dikonversi menjadi saham maksimum 284.769.345 atau paling banyak 35 persen dari jumlah saham telah ditempatkan dan disetor penuh kepada para pemegang saham perseroan.
Dana hasil right issue setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan sekitar 8,3 persen sebagai belanja modal untuk peremajaan dan/atau penambahan server. Sekitar 50 persen untuk pengembangan proyek smart city termasuk namun tidak terbatas pada infrastruktur penerangan jalan, pengembangan Global Positioning System (GPS), dan pengembangan aplikasi.
Selanjutnya, sekitar 41,7 persen sebagai modal kerja Jasnita dan/atau entitas anak Jasnita dalam memenuhi kebutuhan operasional dengan rincian namun tidak terbatas pada biaya gaji dan tunjangan karyawan, biaya pemeliharaan, keperluan kantor, asuransi, pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Termasuk pengembangan produk digital, antisipasi kemungkinan proyek dapat diperoleh Jasanita dan/atau entitas anak usaha. Berikutnya, Jasnita berencana menggunakan dana waran seri I sebagai modal kerja dan/atau entitas anak usaha dalam memenuhi kebutuhan operasional dan/atau entitas anak.
Sekadar informasi, right issue Jasnita maksimal 406,81 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp150 per saham senilai Rp61,02 miliar. (*)
Related News
MTEL Tabur Dividen 98 Persen Laba, Tembus Rp2,08 Trilliun
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak





