Besok, MNC Asia (BHIT) Izin Private Placement 8,6 Miliar Lembar
:
0
Gedung MNC Tower berdiri tegak di Kebon Sirih, Jakarta. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - MNC Asia Holding (BHIT) bakal menawarkan private placement 8.606.815.670 helai alias 8,6 miliar lembar. Saham baru itu sekitar 10 persen dari seluruh modal disetor dalam perseroan. Penerbitan saham anyar itu, dibalut dengan nilai nominal Rp100.
Dana hasil penerbitan private placement setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan, dan keuangan, termasuk namun tidak terbatas pada pemenuhan kebutuhan modal kerja, pembelian aset, melakukan akuisisi perusahaan lain, dan melakukan pembayaran utang.
Penggunaan dana dapat berubah, dan disesuaikan dengan kebutuhan dana perseroan pada saat pelaksanaan private placement, dengan cara direksi akan mengusulkan kepada dewan komisaris, untuk mendapatkan persetujuan dewan komisaris. Hajatan itu, akan menggerus kepemilikan saham pemodal lawas maksimal 9,09 persen.
Emiten Hary Tanoesoedibjo tersebut berharap private placement meningkatkan struktur permodalan dan keuangan, termasuk namun tidak terbatas pada pemenuhan kebutuhan modal kerja perseroan. Jumlah saham beredar akan bertambah, sehingga meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan.
Selain itu, perseroan dapat mengundang investor-investor strategis yang berminat menginvestasikan modalnya dalam perseroan agar dapat memberikan nilai tambah bagi kinerja perseroan. Sayangnya, belum ada investor strategis untuk menyerap saham baru tersebut.
Rencana itu, akan digeber setelah mendapat persetujuan dari para investor. Oleh karena itu, perseroan akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa pada Rabu, 26 Juni 2024 untuk mendapat restu pelaku pasar. Rapat akan diadakan pukul 14.00 WIB di iNews Tower Lantai 3, Kebon Sirih, Jakarta. (*)
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





