EmitenNews.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Manajemen dalam keterbukaan informasi Jumat (20/2) menyampaikan perseroan menyiapkan dana maksimal Rp100 miliar yang bersumber dari kas internal, bukan pinjaman. Jumlah saham yang akan dibeli kembali tidak akan melebihi 1% dari modal disetor.

Setelah pelaksanaan buyback, porsi saham beredar (free float) dipastikan tetap di atas 40% dari modal disetor. Perseroan menegaskan aksi korporasi ini tidak akan berdampak material terhadap kinerja keuangan maupun operasional.

Buyback akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia di pasar reguler dan dieksekusi melalui PT Trimegah Sekuritas Indonesia. Pelaksanaan dimulai 23 Februari 2026 dan berlangsung maksimal tiga bulan sejak tanggal keterbukaan informasi.

Manajemen menambahkan, perseroan memiliki posisi likuiditas yang kuat serta arus kas yang memadai untuk mendukung kegiatan usaha, sehingga pelaksanaan buyback tidak akan mengganggu struktur permodalan maupun tingkat likuiditas BFIN