EmitenNews.com - Deputi Gubernur Bank Indonesia Doni Primanto Joewono mengatakan BI terus memperluas dan memperkuat program pengembangan UMKM melalui korporatisasi, peningkatan kapasitas, serta fasilitas akses keuangan untuk meningkatkan daya saing UMKM yang produktif, inovatif, dan adaptif.
"Korporatisasi dilakukan melalui penguatan kelembagaan dan perluasan kemitraan dengan pelaku usaha lain untuk meningkatkan skala ekonomi mereka," katanya saat memberikan sambutan secara virtual dalam seminar internasional "12th Sustainable Competitive Advantage; International Conference, Colloquium, and Call for Papers" dengan tema "Empowering UMKM Productivity, Inclusive Growth and Innovation in the Digital Era" yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed bekerjasama dengan Kantor Perwakilan BI Purwokerto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/10)
Ia mengatakan kapasitas UMKM dibangun end-to-end dan upayanya akan berfokus pada digitalisasi untuk mempromosikan produksi, manajemen keuangan, dan pasar yang lebih baik melalui perluasan akses.
Bagi banyak UMKM, kata dia, pandemi COVID-19 bukanlah situasi yang akan membuat mereka menyerah, melainkan sebuah momentum bagi mereka untuk membuktikan bahwa mereka bisa bertahan dengan mengadaptasi diri dengan dunia digital.
Doni mengatakan perkembangan terakhir per Juni 2022, sebanyak 19,5 juta UMKM atau 30,4 persen dari total jumlah UMKM telah hadir di platform e-commerce.
Related News
Meningkat Target Kemitraan Sawit Rakyat PalmCo, Jadi 64.176 Hektare
Target Realisasi Investasi 2027 Rp2.322T, Menteri Rosan Pastikan Ini
Memasuki Semester II–2026, Ekonomi RI Dihadapkan Dua Sinyal Pelemahan
Buruan, Hari Ini 81.000 Konsumen Beli BBM Dapat Diskon
Hadapi Dinamika Global, BRICS Dorong Penguatan Fondasi Resiliensi
Danantara Buktikan Kinerja, Nada Optimisme Mengemuka





