BIPI Jajaki Divestasi Anak Usaha Bidang Batu Bara
:
0
PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) terus melanjutkan langkah strategis untuk memperkuat portofolio investasinya sejalan dengan komitmen pada pengembangan energi berkelanjutan.
EmitenNews.com - PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) terus melanjutkan langkah strategis untuk memperkuat portofolio investasinya sejalan dengan komitmen pada pengembangan energi berkelanjutan. Perusahaan investasi di sektor infrastruktur energi ini tengah menjajaki divestasi sejumlah anak usaha yang bergerak di sektor pertambangan batu bara.
Direktur Utama Astrindo, Ray Anthony Gerungan, mengungkapkan bahwa proses divestasi tersebut saat ini telah memasuki tahap lanjut. Perseroan, kata dia, sedang berdiskusi dengan beberapa calon pembeli dan memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk prinsip keterbukaan informasi, manajemen risiko, serta tata kelola perusahaan yang baik.
Strategi Optimalisasi Portofolio
Langkah divestasi ini merupakan bagian dari strategi optimalisasi portofolio sekaligus percepatan transformasi bisnis menuju sektor energi yang lebih ramah lingkungan. Astrindo meyakini langkah tersebut akan memberikan nilai tambah jangka panjang, baik dari sisi kinerja keuangan maupun keberlanjutan usaha.
Ray menambahkan, perusahaan memandang aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) tidak hanya sebagai peluang bisnis, tetapi juga solusi konkret dalam mendukung transisi energi nasional. Ke depan, Astrindo akan memperluas partisipasi dalam ekosistem energi bersih, termasuk menjajaki pengembangan infrastruktur energi berbasis gas dan berbagai inisiatif rendah emisi.
Selain itu, Perseroan tetap membuka peluang investasi pada solusi energi berkelanjutan, seperti efisiensi pemanfaatan sumber daya, pengelolaan limbah, serta teknologi yang mendukung pengurangan emisi karbon. Strategi ini diharapkan mampu membangun portofolio energi yang lebih seimbang dan berorientasi jangka panjang.(*)
Related News
Update! Rupiah dan IHSG Kompak Ambruk
IHSG Sesi I (12/5) Melorot 1,43 Persen, Terlempar ke Level 6.800
Dari Goldman Sachs ke IDX, Oki Ramadhana Bidik Kursi Dirut BEI
IHSG Dibuka Volatil, Ambruk 1 Persen Usai Dibuka Rebound
Harga Minyak Meledak, Koleksi Saham ASII, AALI, TINS, JPFA, dan PTBA
Jelang Rilis MSCI, IHSG Cenderung Tertekan





