Beberapa keuntungan investasi obligasi adalah adanya imbal hasil atau return yang lebih bersaing dibandingkan dengan produk deposito. Kemudian memberikan pendapatan yang tetap berupa kupon obligasi. Namun yang terpenting adalah investasi aman dengan pengembalian pokok 100% pada saat jatuh tempo.
Kendati begitu, produk ini juga memiliki beberapa risiko pasar yang harus diketahui. Di antaranya adanya potensi keuntungan maupun kerugian akibat faktor ekonomi yang mempengaruhi pasar keuangan, seperti perubahan tingkat suku bunga, nilai tukar, dan harga obligasi.
Sebagai produk negara dan bukan produk bank bjb, perseroan dalam hal ini hanya memasarkan dan bertindak sebagai Sub Mitra Distribusi SBN Ritel. Setiap pilihan atas produk Obligasi yang dibeli (calon) Investor merupakan tanggung jawab dan keputusan (calon) Investor sepenuhnya, termasuk apabila (calon) investor memilih jenis produk yang tidak sesuai dengan profil risiko (calon) investor.
Related News
Investor KMDS Lepas 11,47 Juta Saham, Raup Rp6,88 Miliar
POSCO Ambil Kendali, SGRO Lepas Nama Sampoerna dan Ganti Logo
Saham Emiten Rajungan ENZO Terbang 100 Persen, Terkerek Isu Akuisisi?
Tren Kenaikan Harga Saham BCIC Kerek Jumlah Free Float Bank JTrust
JSI Sah Jadi Pengendali, LAPD Rombak Jajaran Direksi dan Komisaris
Caplok Grup Kitsune Bali, Saham SOTS Melambung





