EmitenNews.com - Bank Permata (BNLI) akan menebar dividen Rp1,27 triliun. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 35 persen dari tabulasi laba bersih tahun buku 2024 senilai Rp3,6 triliun. So, para investor akan mendapat suntikan dividen tunai Rp35 per lembar. 

Selanjutnya, sisa laba bersih setara 65 persen alias Rp2,33 triliun dibukukan sebagai laba ditahan. Rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan pada 7 April 2026 dengan rincian sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 15 April 2026. 

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 16 April 2026. Cum dividen pasar tunai pada 17 April 2026. Ex dividen pasar tunai pada 20 April 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 17 April 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 7 Mei 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, Bank Permata mengemas laba bersih sebesar Rp3,6 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah Rp10,16 triliun. Total ekuitas terkumpul Rp45,84 triliun. (*)