3. Tambang & Hilirisasi Nikel: PT Anugrah Neo Energy Materials (ANEM)

Selain sektor infrastruktur, pasar juga diramaikan rumor IPO PT Anugrah Neo Energy Materials (ANEM), perusahaan tambang dan pengolahan nikel berbasis teknologi High-Pressure Acid Leach (HPAL). 

ANEM mengelola konsesi tambang di Morowali dan Parigi Moutong seluas lebih dari 10.000 hektare yang masuk Proyek Strategis Nasional (PSN). 

Pada 2024, penjualan bijih nikel ANEM tercatat sekitar 2,2 juta WMT, dengan izin produksi hingga 2,5 juta WMT per tahun. IPO ANEM dikabarkan membidik dana lebih dari US$300 juta, seiring masuknya Gotion High-Tech sebagai mitra strategis, meski hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari manajemen.