BPS Genggam Izin PPE, Ini Reaksi Batavia Prosperindo Internasional (BPII)

EmitenNews.com - Anak usaha Batavia Prosperindo Internasional (BPII) yaitu Batavia Prosperindo Sekuritas (BPS) mengantongi izin perantara pedagang efek (PPE). Hanya, sebagai perusahaan efek, BPS tidak mengadministrasikan rekening efek nasabah.
Keputusan itu, sesuai dengan Surat OJK Nomor S-427/PM.212/2022 perihal Pemberitahuan Pencabutan Izin Usaha PT Batavia Prosperindo Sekuritas sebagai Penjamin Emisi Efek tertanggal 22 Maret 2022, sebagaimana tertuang dalam surat Keputusan Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor: Kep-23/D.04/2022 Tentang Pencabutan Izin Usaha Perusahaan Efek Sebagai Penjamin Emisi Efek Kepada PT. Batavia Prosperindo Sekuritas tanggal 18 Maret 2022.
Lalu, surat Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-24/D.04/2022 tanggal 18 Maret 2022 tentang Pemberian Izin Usaha Perusahaan Efek sebagai Perantara Perdagangan Efek Yang Tidak Mengadministrasikan Rekening Efek Nasabah, maka terhitung 18 Maret 2022, BPS telah menjadi Perusahaan Efek yang memperoleh Izin Perantara Pedagang Efek Yang Tidak Mengadministrasikan Rekening Efek Nasabah.
”Sejauh ini, tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perseroan,” tutur Jenny Sutio, Corporate Secretary Batavia Prosperindo Internasional. (*)
Related News

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 Miliar

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar