BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Banjir di Sumbar
:
0
BRI gerak cepat tanggap darurat atas bencana Sumbar
EmitenNews.com - Bencana banjir lahar dingin yang menerjang 6 kabupaten dan kota di Sumatera Barat (Sumbar) tidak hanya menimbulkan kerugian material, namun juga mengakibatkan korban jiwa. Per Selasa (14/5/2024), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan tercatat 50 orang korban meninggal dunia atas bencana tersebut.
BRI melalui aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli menyalurkan bantuan tanggap bencana bagi warga terdampak banjir di Sumatera Barat, khususnya di wilayah Kabupaten Agam.
Bantuan-bantuan yang disalurkan berupa paket makanan cepat saji dan air mineral. Bantuan diserahkan langsung oleh pekerja BRI melalui Kantor Cabang BRI Bukittingi dan Batusangkar yang memiliki jarak terdekat dengan area bencana.
“BRI bergerak cepat memberikan bantuan bagi warga terdampak. Kami juga memastikan, masyarakat terdampak di Kabupaten Agam mendapatkan bantuan yang dapat meringankan beban mereka,” ungkap Wakil Direktur Utama BRI Catur Budi Harto, Rabu (15/5/2024).
BRI juga bekerja sama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir sebagai upaya meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan pascabencana.
BRI sebagai salah satu BUMN terbesar di Indonesia, melalui program BRI Peduli terus turut berperan aktif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena bencana.
“Kami pastikan BRI selalu aktif dan bergerak cepat menyalurkan berbagai bantuan bagi warga terdampak bencana yang melanda beberapa wilayah di Indonesia. Hal tersebut merupakan bentuk kepedulian dan ketulusan BRI kepada masyarakat agar dapat segera pulih dari bencana,” tegas Catur. **
Related News
Repower Asia (REAL) Berbalik dari Rugi Menjadi Laba pada Juni 2026
Laba CINT Melenting 384 Persen Semester I 2026
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026
Kinerja Apik, INPP Tabulasi Laba Rp141,98 Miliar





