Broker Boy Thohir (TRIM) Jajakan Obligasi Rp500 M, Simak Tujuannya
:
0
Penerbitan obbligasi marak Mara dilakukan perusahaan di pasar modal. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Trimegah Sekuritas (TRIM) bakal menjajakan obligasi Rp500 miliar. Penerbitan surat utang itu, bagian dari obligasi berkelanjutan II dengan target senilai Rp2 triliun. Dan, perseroan telah menerbitkan obligasi senilai Rp700 miliar.
Nah, senilai Rp90 miliar obligasi dijamin dengan kesanggupan penuh, dan Rp410 miliar dijamin dengan kesanggupan terbaik. Obligasi Rp90 miliar ditawarkan dalam dua seri. Seri A Rp50 miliar dengan kupon tetap 6,75 persen per tahun berjangka 370 hari. Seri B senilai Rp40 miliar dengan bunga 8,25 persen per tahun sepanjang 3 tahun.
Sisa obligasi Rp410 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik terbagi dua seri. Seri A sebesar Rp50 miliar dibekali bunga 6,75 persen per tahun berjangka 370 hari. Seri B Rp360 miliar dengan bunga tetap 8,25 persen per tahun berdurasi tiga tahun. Bunga obligasi dibayar setiap 3 bulan. Pembayaran bunga pertama pada 8 Januari 2026.
Sedang pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo pada 18 Oktober 2026 untuk Seri A, dan 8 Oktober 2028 untuk Seri B. Pelunasan dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo. Dana hasil penawaran umum obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja.
Dengan begitu, jadwal obligasi broker Boy Thohir tersebut sebagai berikut. Masa penawaran umum pada 3 dan 6 Oktober 2025. Penjatahan pada 7 Oktober 2025. Pengembalian uang pemesanan pada 8 Oktober 2025. Distribusi obligasi secara elektronik pada 8 Oktober 2025. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 9 Oktober 2025. (*)
Related News
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak
ARII Siapkan Investasi Jumbo Rp1 Triliun di Sumsel, Ini Sasarannya





