BTPN Syariah (BTPS) Perkuat Pendampingan Nasabah Ultra Mikro
:
0
Manajemen BTPS ketika menggelar PE LIVE 2025.
EmitenNews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,12% YoY pada kuartal II 2025. Namun, pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih di bawah 5%, menandakan daya beli masyarakat belum sepenuhnya pulih. Kondisi ini mendorong PT Bank BTPN Syariah Tbk. (BTPS) untuk terus memperkuat pendampingan kepada jutaan perempuan inklusi di segmen ultra mikro.
Pendampingan dilakukan melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS) setiap dua minggu sekali. Forum ini menanamkan empat perilaku unggul nasabah, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Solidaritas (BDKS), yang terbukti membantu nasabah bertahan dan tumbuh dalam berbagai situasi.
Direktur BTPN Syariah, Arief Ismail, menegaskan bahwa kehadiran nasabah dalam PRS menjadi kunci menjaga kualitas pembiayaan.
“Di sini nasabah bisa meningkatkan kualitas usahanya sekaligus saling membantu. Dengan semangat optimisme melalui pembiayaan serta pelayanan yang berkualitas, Alhamdulillah Bank dapat tumbuh dengan kinerja yang terjaga,” ujarnya saat public expose, Rabu (10/9).
Sebagai bentuk apresiasi, Bank memberikan insentif bagi nasabah disiplin, reward untuk sentra terpilih, serta melanjutkan Program Umrah Satu Pesawat. Tahun ini, jumlah sentra yang diberangkatkan meningkat menjadi 18 sentra, naik dari 10 sentra pada 2024.
Dari sisi kinerja, pada semester I 2025 BTPN Syariah membukukan laba bersih Rp644 miliar, tumbuh 16,6% YoY. Penyaluran pembiayaan mencapai Rp10,14 triliun, dengan rasio keuangan tetap solid: RoA 7,6% dan CAR 54,5%, jauh di atas rata-rata industri.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





