BULL Klarifikasi Rumor Investasi Sinarmas, Peluang Kolaborasi Terbuka
:
0
Armada kapal PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL)
EmitenNews.com - Emiten pelayaran PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) memberikan klarifikasi atas rumor pasar terkait masuknya Grup Sinarmas sebagai investor strategis dan dugaan kepemilikan saham minoritas di perseroan.
Sekretaris Perusahaan BULL, Krisnanto Tedjaprawira, menjelaskan bahwa hubungan antara BULL dan Grup Sinarmas telah terjalin cukup lama melalui Bank Sinarmas.
“Dilihat dari historical financial, Grup Sinarmas melalui Bank Sinarmas telah mendukung pengembangan BULL sejak tahun 2018 sampai saat ini. Hubungan tersebut sudah berlangsung cukup lama,” ujar Krisnanto dalam laporan hasil paparan publik perseroan kepada Bursa Efek Indonesia, Jumat, 26 Desember 2025.
Meski demikian, manajemen belum dapat memastikan adanya aksi investasi lanjutan dalam waktu dekat. Namun, BULL tidak menutup kemungkinan terjadinya kolaborasi lebih lanjut di masa mendatang.
“Tidak menutup kemungkinan kita akan berkolaborasi lebih lanjut di tahun-tahun ke depan,” imbuhnya.
Menjawab pertanyaan investor mengenai potensi pendanaan dari Grup Sinarmas, khususnya untuk ekspansi bisnis BULL ke segmen LNG tanker, manajemen menegaskan bahwa seluruh opsi strategis tetap terbuka, seiring prospek usaha perseroan yang dinilai sangat menjanjikan.
Direktur BULL, Wong Kevin, menegaskan bahwa perseroan belum dapat memberikan komentar lebih jauh terkait isu investasi hingga terdapat kesepakatan yang bersifat final.
“Kalau mengenai itu, kami belum bisa memberikan komentar sebelum ada yang spesifik dan final. Namun, prospek usaha kami ke depan sangat material dan bisa dibilang transformational,” tegas Wong.
Menurutnya, BULL memiliki peluang besar untuk melakukan berbagai langkah strategis, baik melalui aksi korporasi, pendanaan baru, maupun menggandeng investor tertentu guna mengeksekusi rencana bisnis jangka panjang.
“Peluang usaha kami sangat attractive. Karena itu, kami yakin dapat mengeksekusi overall plan secara optimal,” tambahnya.
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





