EmitenNews.com - PT Bundamedik Tbk (BMHS), perusahaan penyelenggara layanan kesehatan berupa healthcare ekosistem, semakin agresif berekspansi sejak awal 2022. Berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya dengan membangun unit usaha baru (greenfield project). Setelah sebelumnya melebarkan sayap ke Palembang dan Bali, kini BMHS bergerak cepat membangun Rumah Sakit Umum di kawasan bergengsi Vida Bekasi, Jawa Barat. Pembangunan RSU Bunda Vida ini diharapkan mampu mendukung pengembangan ekosistem kesehatan di daerah tersebut.
Sebagai bagian dari metropolitan Jabodetabek, Bekasi membutuhkan layanan kesehatan lengkap dan terstandarisasi. Sebagai Rumah Sakit Umum, RSU Bunda Vida Bekasi nantinya tidak hanya menawarkan layanan Ibu dan Anak unggulan Bunda, tetapi juga layanan spesialistik lengkap lainnya yang bisa mengakomodir lifestyle healthcare masyarakat Bekasi dan sekitarnya. RSU Vida Bekasi akan siap melayani wilayah Bekasi dan sekitarnya dengan populasi lebih dari 3 juta jiwa.
Managing Director PT. Bundamedik Tbk - Nurhadi Yudiyantho dalam keterangan resmi hari ini Senin (21/3)menjelaskan, dalam beberapa tahun ini, kami terus beradaptasi dan meningkatkan performa ekosistem layanan dengan berfokus pada empat strategi utama, salah satunya perluasan ekosistem perusahaan secara agresif. Adanya penambahan RSU di Bekasi ini sejalan dengan komitmen besar kami untuk terus memperluas ekosistem perusahaan agar mampu menjangkau lebih banyak masyarakat dengan layanan kesehatan yang lengkap dan berkualitas.
Hadirnya RSU Bunda Vida Bekasi sekaligus diharapkan mampu membantu lengkapi berbagai layanan kesehatan terstandarisasi BMHS dengan mengedepankan profesionalisme tenaga kesehatan dan sistem kesehatan yang modern dan terintegrasi. Kami berharap hadirnya ekosistem ini bisa terus diperluas, dari pengembangan klinik, laboratorium dan unit lainnya guna memberi manfaat luas kepada masyarakat."
RSU Bunda Vida Bekasi memiliki luas lahan 4146 m2 dengan luas bangunan kurang lebih mencapai 7985 m2. Memiliki 5 lantai, rumah sakit ini nantinya akan terdapat 100 bed. Adapun proses pengerjaannya memakan waktu selama 15 bulan. Rencananya, proyek ini akan dibangun mulai dari April 2022.
Related News
Ada Emiten Cum Dividen Hari Ini, Bagikan Total Rp1 Triliun
PTBA Tarik Kredit Jumbo, Manfaatkan Fasilitas ini
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA





