Bungkus Dana Jumbo, Ini Rencana Strategis SDRA
:
0
Nasabah Bank Saudara mendapat pelayanan prima dari petugas bank. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Woori Saudara Indonesia 1906 (SDRA) mengantongi fasilitas USD500 juta. Pinjaman itu setara Rp8,089 triliun dengan asumsi kurs tengah Bank Indonesia Rp16.179 per dolar Amerika Serikat (USD). Transaksi perolehan kredit itu, telah diteken pada 25 Juni 2025.
Perseroan telah memperoleh persetujuan dari Bank Indonesia untuk menerima pendanaan jangka panjang dari Woori Bank dan Cabang-Cabang Asing yang terafiliasi. ”Dana itu untuk mendukung kegiatan usaha utama sesuai anggaran dasar perseroan,” tukas Wuryanto, Direktur Bank Saudara.
Pendanaan itu, mencerminkan rencana strategis Woori Bank dalam memperkuat dukungan terhadap Bank Woori Saudara sebagai bagian dari jaringan global Woori Financial Group. Langkah itu, juga sejalan strategi Bank Saudara melakukan diversifikasi sumber pendanaan berorientasi jangka panjang, dan mengurangi ketergantungan pada pendanaan jangka pendek.
Dengan struktur likuiditas kuat, perseroan dapat terus mengembangkan bisnis secara sehat, dan memenuhi rasio keuangan sesuai ketentuan regulator. Seluruh proses pendanaan dilakukan secara transparan dengan menjunjung tinggi prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik alias Good Corporate Governance (GCG), mematuhi ketentuan, dan regulasi berlaku di Indonesia.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang terhadap pasar Indonesia, Bank Saudara terus berfokus pada penguatan fundamental, inovasi layanan perbankan, peningkatan kepercayaan nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan. Bank Saudara berkomitmen untuk menjalankan operasional secara sehat, bertanggung jawab, terus memberi layanan terbaik didukung tata kelola perusahaan kuat, dan transparan. (*)
Related News
Dua Anggota Keluarga Tanoesoedibjo Tinggalkan Kursi Komisaris BHIT
BUMI Ungkap Nasib Tambang Emas, Begini Lengkapnya
PRDL IPO dengan Valuasi Kompetitif, Fokus Ekspansi Alat Diagnostik
IPO Grup Djarum (BACH) di Rp442/Saham, Mundur Sehari & Tambah UW Baru
Pacu Ekspansi Regional, MAPA Akuisisi Sports Direct Malaysia Rp2,5T
24 dari 37 Saham Ini Lanjut Disuspensi BEI, Imbas Ekuitas Negatif





