Buyar! Investor Kubur Rencana Buyback 790,95 Juta Saham GTSI

Pengurus GTS Internasional terlibat perbincangan hangat di sela-sela RUPS Tahunan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - GTS International (GTSI) gagal mendapat stempel pembelian kembali saham alias buyback. Itu setelah investor menolak mentah-mentah rencana tersebut. Tercatat 99,28 persen alias 13,41 miliar pemilik suara sah dari pemodal yang hadir tidak bergeming.
Praktis, rencana buyback hanya kebagian suara 96,03 juta pemilik suara setara dengan 0,71 persen dari peserta hadir. So, secara bulat para pemodal tidak merestui rencana buyback dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada Kamis, 15 Agustus 2024 lalu.
Sebelumnya, perseroan berencana menggelar buyback 790.957.138 eksemplar setara dengan Rp39,54 miliar. Buyback setara 5 persen dari modal ditempatkan, dan disetor penuh itu, dibalut dengan nilai nominal Rp50 per lembar.
Buyback itu, dilatari saat ini saham perseroan mengendap dalam papan pemantauan khusus. Perseroan memandang perlu melakukan buyback untuk meningkatkan likuiditas saham perseroan yang dapat memberi dampak pada kenaikan harga saham. Selain itu, buyback juga dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham di masa mendatang.
Perseroan berkeyakinan pelaksanaan transaksi buyback tidak akan memberikan dampak negatif bersifat material terhadap kegiatan usaha perseroan, termasuk dampak langsung terhadap penurunan pendapatan. Itu mengingat perseroan memiliki modal kerja, dan arus kas cukup untuk melakukan pembiayaan transaksi bersamaan dengan kegiatan usaha perseroan.
Nah, untuk keperluan buyback termasuk biaya transaksi, perseroan akan sepenuhnya menggunakan kas internal. Dengan demikian, kas perseroan diperkirakan turun maksimal Rp39,74 miliar, dengan nilai saham setinggi-tingginya Rp50 per saham atau hanya 12 persen jika dibanding arus kas perseroan sebagaimana tercantum dalam laporan keuangan auditan per 31 Desember 2023 sebesar Rp336,07 miliar. (*)
Related News

Defisit Susut, Laba DGIK 2024 Melesat 92 Persen

Jera Tekor, Laba MTMH 2024 Melejit 140 Persen

Kinerja 2024 Kinclong, HUMI Tambah 10 Kapal Anyar

Rugi Bengkak, CSMI 2024 Defisit Rp67,6 Miliar

Laba dan Pendapatan Meroket, Ini Detail Kinerja KIJA 2024

Laba Melambung 138 Persen, GSMF 2024 Defisit Rp972 Miliar