Buyback, Indocement (INTP) Siapkan Anggaran Rp2,25 Triliun
Salah satu pabrik besutan Indoccement ramah lingkungan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indocement (INTP) menyiapkan anggaran Rp2,25 triliun. Dana taktis tersebut didesain untuk aksi pembelian kembali alias buyback saham. Buyback akan dilakukan tidak melewati batas 10 persen dari jumlah modal disetor.
Pembelian kembali saham akan menggunakan dana dari kas internal karena saat ini perseroan memiliki permodalan, dan arus kas positif. Cukup untuk membiayai seluruh kegiatan usaha, operasional belanja modal, dan pembelian kembali saham perseroan.
Perseroan berharap pelaksanaan buyback akan memberi tingkat pengembalian baik bagi pemegang saham, dan meningkatkan kepercayaan investor. Dengan begitu, harga saham perseroan dapat mencerminkan kondisi fundamental sebenarnya. Setelah buyback tuntas, posisi keuangan perseroan sebagai berikut.
Total aset tercatat Rp28,17 triliun. Laba periode berjalan Rp2 triliun. Ekuitas terakumulasi senilai Rp19,86 triliun. Dan, laba per saham dasar Rp634,61. Dengan posisi dan kinerja keuangan solid, perseroan berkeyakinan buyback tidak berdampak negatif terhadap kegiatan usaha, dan pertumbuhan di masa akan datang.
Buyback akan dilakukan sejak 22 Mei 2025 hingga 21 Mei 2026. Itu setelah mendapat restu para pemodal dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada Rabu, 21 Mei 2025 pukul 9.30 di Ruang Melati, Wisma Indoncement. Investor berhak ikut rapatharus tercatat sebagai pemegang saham pada 28 April 2025. (*)
Related News
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen
Akhiri 2025, Laba dan Pendapatan CPRO Kompak Melejit





