BYAN Perkasa, IHSG Siang (18/9) Justru Melorot 0,35% ke 6.439
:
0
Suasana redup di Main Hall Arena BEI. Foto: IDX.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah dan terkoreksi pada penutupam sesi I perdagangan siang ini, Jumat (18/9/2026). IHSG yang sempat perkasa di pagi hari akhirnya melorot ke zona merah.
Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 11.30 WIB, IHSG berada di level 6.439,745 melemah 22,686 poin atau -0,35%.
IHSG dibuka di level 6.512,569 pagi tadi, sempat menyentuh level tertinggi di 6.521,021, sebelum akhirnya tertekan hingga ke level terendah di 6.433,368. Pembalikan arah ini sejalan dengan proyeksi konsolidasi yang cenderung melemah.
Aktivitas perdagangan tercatat sangat ramai dengan volume 14,910 miliar saham, turnover Rp 7,504 triliun, dan frekuensi 1.073.422 kali. Sebanyak 207 saham menguat, 406 saham melemah, dan 173 stagnan. Market cap tercatat Rp 11.289,823 triliun.
Dari sisi sektoral, tekanan terjadi hampir di semua sektor. IDX Health menjadi pemberat terdalam dengan koreksi -1,67%, disusul IDX Infra -1,27% dan IDX Finance -1,17%. LQ45 juga tertekan -1,34%. Hanya dua sektor yang mampu bertahan di zona hijau, yakni IDX Energy yang naik +0,22% dan IDX Techno +0,11%.
Top Gainers siang ini dipimpin oleh KICI yang melesat +24,82% ke 352, disusul MPIX +20,22% ke 220, dan BYAN +19,96% ke 13.825.
Sementara Top Losers dipimpin oleh FORU yang anjlok -14,97% ke 3.010, AGAR -14,81% ke 1.840, dan DOOH -13,97% ke 394.
Related News
10 Orang Terkaya RI Terbaru, Prajogo Nomor Satu, Ada Nama H Isam?
Jumat Pagi Ceria, IHSG Dibuka Menghijau 0,73% Tembus Tembok 6.500
IHSG Kian Kinclong, Serok Saham PTBA, CUAN, ADRO, dan ERAA
IHSG Rebound 0,40 Persen, Pasar Kini Cermati FTSE dan BYAN
DPR Kaji Batas Defisit APBN lebih 3 Persen, Simak Implikasinya
Usai Proyek LNG, RI Jajaki Bangun Pabrik Pulp di Kanada





