EmitenNews.com - Pabrikan otomotif China BYD memproduksi kendaraan listrik (EV) atau kendaraan energi baru (NEV) ke-17 juta unit. Kendaraan tonggak tersebut adalah sedan unggulan dari lini Ocean, Seal 08.

Hal ini terjadi hanya 82 hari — kurang dari tiga bulan — setelah BYD mencapai tonggak produksi NEV ke-16 juta pada 17 April 2026. Kendaraan tonggak pada saat itu adalah MPV (kendaraan serbaguna) Denza D9 generasi kedua. Artinya saat ini, setiap harinya BYD memproduksi 12.195 kendaraan listrik.

Sebagai perbandingan, BYD membutuhkan waktu 120 hari untuk mencapai tonggak ke-15 juta hingga ke-16 juta. Pemendekan interval antar tonggak ini mencerminkan berkurangnya hambatan kapasitas perusahaan dan pemulihan penjualan secara bertahap.

CnEVPost, Rabu (8/7/2026) memberitakan, Seal 08 resmi diluncurkan pada 2 Juli dan menawarkan enam varian di seluruh opsi plug-in hybrid dan listrik murni, dengan harga mulai Rp522 juta di China.

Ini adalah model pertama BYD yang hadir standar dengan teknologi pengisian cepat di seluruh lini kendaraan listrik plug-in hybrid (PHEV) dan kendaraan listrik baterai (BEV) mereka.

Mobil ini dilengkapi dengan baterai blade generasi kedua dan mengklaim jangkauan listrik murni terpanjang di kelasnya.

Versi BEV (Battery Electric Vehicle) dibangun di atas platform tegangan tinggi 800 volt, menawarkan jangkauan listrik murni CLTC hingga 905 kilometer, dengan pengisian daya lima menit yang dapat menambah jangkauan hingga 400 kilometer.

Seluruh lini Seal 08 dilengkapi dengan sistem bantuan mengemudi cerdas God's Eye B versi LiDAR, mendukung dual fallback untuk bantuan navigasi perkotaan dan parkir cerdas, serta dilengkapi dengan pengereman darurat otomatis AEB.

BYD juga menawarkan pengisian daya cepat gratis selama 12 bulan untuk mobil baru ini.

Sedan ukuran menengah hingga besar ini merupakan salah satu langkah penting BYD untuk berekspansi ke pasar premium pada tahun 2026, dan peluncurannya diharapkan dapat meningkatkan kinerja seri Seal. Seri ini mencatatkan penjualan kumulatif sebanyak 170.142 unit pada semester pertama tahun ini, turun 16,02% dibandingkan tahun sebelumnya.