EmitenNews.com - PT Medikaloka Hermina (HEAL) menyiapkan dana buyback maksimum Rp100 miliar. Dana itu, untuk pembelian kembali maksimal 80 juta lembar dengan harga pelaksanaan maksimum Rp1.450 per saham.


Periode buyback saham mulai 13 Desember 2021 hingga 7 Januari 2022. ”Harga buyback maksimum Rp1.450 per lembar,” tutur Aristo Setiawidjaja, Direktur Medikaloka Hermina, seperti dilansir Bursa Efek Indonesia (BEI), Minggu (12/12).


Perseroan memiliki modal kerja, dan arus kas memadai untuk melaksanakan buyback saham. Perseroan menilai, pelaksanaan buyback saham itu, tidak akan berpengaruh signifikan terhadap pendapatan perseroan. Pembelian kembali akan dilaksanakan melalui transaksi di BEI dengan memakai jasa perantara pedagang efek.


Biaya dari pembelian kembali saham itu, imbalan jasa atas transaksi pembelian saham di BEI melalui perusahaan perantara pedagang efek hingga 0,25 persen dari nilai transaksi. Meski berdampak signifikan, ada perubahan pada jumlah saham beredar. ”Aksi pembelian kembali berdampak secara tidak signifikan terhadap laba per saham perseroan,” imbuhnya.


Buyback dapat menyetabilkan harga dalam kondisi pasar fluktuatif. Pembelian kembali atas saham juga memberi fleksibilitas bagi perseroan dalam mengelola modal jangka panjang. Di mana, saham treasuri dapat dijual di masa mendatang dengan nilai optimal. ”Itu kalau perseroan butuh tambahan modal,” tegasnya. (*)