EmitenNews.com - PT Indomobil Finance Indonesia menyiapkan kombinasi dana internal dan eksternal untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2021 Seri C senilai Rp593,5 miliar yang akan jatuh tempo pada 19 November 2026.

Berdasarkan laporan efek jatuh tempo Pefindo pada Senin (2/11/2026), perusahaan mengandalkan rata-rata penerimaan dari cicilan piutang bulanan sebesar Rp764,2 miliar serta dukungan fasilitas kredit yang belum terpakai senilai Rp5,9 triliun per 30 September 2026 untuk memenuhi kewajiban atas efek berperingkat idAA- tersebut.

Kesiapan likuiditas korporasi melalui optimalisasi cicilan piutang dan fasilitas perbankan ini memberikan kepastian bagi pasar keuangan domestik. Kemampuan emiten dalam mengelola arus kas internal dan eksternal secara tepat waktu menjadi indikator penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap stabilitas industri pembiayaan nasional.(*)