Cimory (CMRY) Kebut Lagi Mesin Usaha, Bentuk Entitas Baru PT ARC
:
0
Ilustrasi PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) Foto: Cimory.
EmitenNews.com - PT Cisarua Mountain Dairy Tbk. (CMRY) resmi mendirikan anak perusahaan baru bernama PT Artha Rasa Cimory (ARC) yang berkedudukan di Jakarta Barat.
Corporate Secretary CMRY, Dinar Primasari, dalam keterangan tertulis dikutip Rabu (21/1), menyampaikan bahwa ARC didirikan dengan modal dasar sebesar Rp10 miliar yang terbagi atas 100.000 saham, masing-masing dengan nilai nominal Rp100.000 per saham.
Dari modal dasar tersebut, sebanyak 25.000 saham telah ditempatkan dan disetor penuh dengan total nilai Rp2,5 miliar. Dalam struktur kepemilikan, CMRY menggenggam 99% saham ARC, sementara sisanya sebesar 1% dimiliki oleh Farell Grandisuri.
Pendirian ARC dituangkan dalam Akta Pendirian Nomor 17 tertanggal 15 Januari 2026 dan telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Nomor AHU-0008849.AH.01.11.Tahun 2026 tertanggal 20 Januari 2026.
“Pendirian ARC bertujuan untuk menunjang rencana bisnis Perseroan dalam jangka panjang,” ujar Dinar.
Dinar mengungkapkan bahwa pembentukan anak usaha tersebut tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha CMRY.
Selain ARC, CMRY tercatat memiliki tiga entitas lain yang diakuisisi dari pihak afiliasi per Oktober 2015. Yakni, PT Macrosentra Niagaboga sebagai agen dan distributor produk, lalu PT Macroprima Panganutama, sebagai pengelola produk makanan dan pengalengan, dan PT Java Egg Specialities di industri olahan telur.
Related News
Esa Medika (EMMI) Patok IPO Rp446-Rp515 per Saham, Cek Detailnya!
Emiten UMKM (MPIX) Akuisisi 60 Persen MCA Rp28,7 Miliar Untuk DigiPay
Emiten Tomy Winata (INPC) Nihil Dividen Hingga Angkat Dirut Baru
Laba Triliunan, PALM Cuma Sisihkan 2,7 Persen Laba Sebagai Dividen
BSDE Angkat Komisaris Utama Baru, 99 Persen Laba 2025 Buat Modal Kerja
Pizza Hut RI (PZZA) Ungkap Dampak Akuisisi Global Terhadap Operasional





