EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG), PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI), dan PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I hari ini, Senin (1/3).
"Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy dalam surat keterbukaan Informasi BEI, Jumat (26/2).
Disebutkan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham BGTG, BBHI, dan GDYR, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham perseroan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai pada perdagangan tanggal 1 Maret 2021.
Sekadar informasi, pada penutupan perdagangan terakhir, Jumat (26/2) saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) tercatat menguat 12,57 persen ke harga Rp197 per saham.
Sementara, saham PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) pada penutupan perdagangan kemarin, Jumat (26/2) terpantau menguat 16,98 persen ke harga Rp1.550 per saham.
Sedangkan saham PT Goodyear Indonesia Tbk (GDYR) pada perdagangan terakhir, Jumat (26/2) kemarin, tercatat ditutup naik 11,40 persen ke harga Rp3.030 per saham.
Related News
Dongkrak Likuiditas Sukuk, SPPA BEI Rilis Fitur Transaksi Repo SBSN
BEI Akan Gelar Lelang 11 Saham Bursa pada 3 Agustus 2026
BEI Kaji Aturan Saham FCA: Hapus 3 Kriteria hingga Atur Batas ARA
Terkonsentrasi Tinggi, BEI Labeli HSC Saham HATM Sebesar 96,09 Persen
OJK Beber Hong Kong Bakal Jadi Benchmark Demutualisasi Bursa
Pengumuman BEI, Ada Saham Masuk Radar HSC





