CUAN, DSSA, TPIA, WBSA, dan RLCO Ramaikan Top Losers Pekan ini
:
0
Petugas kebersihan tampak menyisir area teras Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melalui pekan dengan berdarah-darah. Dalam tempo lima hari bursa itu, IHSG dipaksa parkir di level 6.162. Itu setelah selama sepekan terkoreksi 8,35 persen dari pekan sebelumnya di posisi 6.723.
Fakta tersebut tersaji dalam laporan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 18-22 Mei 2026. Ketika IHSG tertekan, saham-saham dalem bingkai top losers ikut meterah. Itu sekaligus menjadi pemberat bagi langkah IHSG untuk bisa keluar tekanana. Saham top losers itu sebagai berikut. Yaitu, Chandra Asri (TPIA) longsor 53,49 persen alias 2.300 poin menjadi Rp2.000 per lembar dari Rp4.300.
BSA Logistics (WBSA) drop 50,20 persen atau 635 poin menjadi Rp630 per saham dari Rp1.265. Dian Swastatika (DSSA) anjlok 47,34 persen setara 490 poin menjadi Rp545 per lembar dari Rp1.035. Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) ambles 39,41 persen selevel 335 poin menjadi Rp515 per helai dari Rp850.
Nusantara Sawit (NSSS) ambruk 38,30 persen atau 293 poin menjadi Rp472 per eksemplar dari Rp765. Bank Aladin (BANK) menukik 37,45 persen alias 182 poin menjadi Rp304 per saham dari Rp486. Magna Investama (MGNA) merosot 37,14 persen setara 52 poin menjadi Rp88 per lembar dari Rp140.
Abadi Lestari (RLCO) melorot 34,22 persen alias 1.540 poin menjadi Rp2.960 per eksemplar dari Rp4.500. Bukaka (BUKK) menyusut 33,78 persen setara 375 poin menjadi Rp735 per helai dari Rp1.110. Dan, Yanaprima (YPAS) melepuh 32,39 persen atau 285 poin menjadi Rp595 per lembar dari Rp880. (*)
Related News
IHSG Koreksi 0,69 Persen ke 6.480 di Sesi Siang, Sektor Kesehatan Drop
IHSG Dibuka Naik 0,28% ke 6.544 di Awal Pekan, Sentimen FTSE & Maulid
IHSG Susuri Zona Merah, Indeks LQ45 hingga IDX80 Naik-Turun!
Seirama Wall Street, IHSG Makin Berkilau
IHSG Makin Berotot, IPOT Jagokan Saham-saham Berikut
Mau IPO, Intip Kinerja SWAP dan Alokasi Dananya Untuk Apa





