EmitenNews.com - PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) hingga 31 Desember 2025. Emiten kedai kopi ini mencatat sebagian dana IPO telah dimanfaatkan untuk mendukung ekspansi usaha, sementara sisanya masih disimpan untuk kebutuhan pengembangan selanjutnya.

Direktur FORE, Tjhong Pie Chen, dalam laporan tertulis kepada Bursa Efek Indonesia, Rabu 14 Januari 2025 menyebutkan bahwa Perseroan memperoleh pernyataan efektif IPO pada 14 April 2025 dengan total dana sebesar Rp353,4 miliar.

Dari jumlah tersebut, biaya emisi tercatat Rp16,2 miliar, sehingga FORE membukukan dana bersih IPO sebesar Rp337,19 miliar.

Baca juga: Saham FORE di Awal 2026, Euforia Digital atau Fundamental yang Matang

Hingga akhir Desember 2025, FORE telah merealisasikan sebesar Rp101,8 miliar, setara 30,18 persen dari perolehan bersih IPO. Dana tersebut dialokasikan untuk ekspansi gerai baru sebesar Rp100,8 miliar serta setoran modal kepada anak usaha senilai Rp1 miliar.

Sementara itu, sisa dana IPO sebesar Rp235,3 miliar masih disimpan dalam bentuk giro di Bank Mandiri dengan tingkat bunga sekitar 5 persen.